Breaking News:

Berita Tanahlaut

Rutan Pelaihari Intenskan Penggeledahan Warga Binaan, Sepekan hingga Dua Kali

Rutan Pelaihari meningkatkan pembinaan kepada WBP, selain keterampilan tangan dan siraman rohani dibarengi penguatan ketertiban

banjarmasinpost.co.id/roy
PETUGAS beejaga di depan blok hunian WBP selama petugas gabungan melakukan penggeledahan. 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Pihak Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), terus berupaya meningkatkan pembinaan terhadap warga binaan pemasyarakatan (WBP) setempat.

Selain melalui penempaan keterampilan tangan dan siraman rohani, juga dibarengi penguatan ketertiban guna mewujudkan lingkungan rutan yang nyaman dan aman.

Salah satu upaya yang kini kian diupayakan diintensifkan yakni pemeriksaan blok hunian WBP.

Sekaligus penggeledahan terhadap seluruh barang milik narapidana (napi) maupun tahanan setempat.

Baca juga: Geledah Hunian Napi Rutan Pelaihari Kalsel, Barang Ini yang Ditemukan Petugas

Baca juga: Pasokan Elpiji Melon di Pelaihari Berlimpah, Kalangan Pangkalan Justru Mengeluh Kesulitan ini

Kepala Rutan Kelas IIB Pelaihari Budi Suharto mengatakan pihaknya akan terus mengintensifkan kegiatan penggeledahan yang dilakukan secara internal.

"Penggeledahan oleh internal kami (rutan) sepekan dua kali. Ini sudah berjalan secara rutin kami laksanakan," ucap Budi, Kamis (8/4/2021).

Welain itu secara berkala juga dilaksanakan penggeledahan yang melibatkan syakholder terkait.

Di antaranya dari pihak kepolisian, TNI, dan BNN Tanahlaut.

Baca juga: Banjir Bukitrawi Pulangpisau Kalteng Surut, Lalulintas Trans Kalimantan Poros Tengah Lancar

Baca juga: Anggaran Penanganan Covid-19 Tahun 2021 Pemprov Kalteng Mencapai Rp 114 Miliar

Penggeledahan yang melibatkan unsur eksternal tersebut terkini digelar malam tadi.

Lumayan banyak jumlah personel (petugas) gabungan yang terlibat pada kegiatan tersebut.

Budi meyakini melalui pengintensifan penggeledahan blok hunian WBP, barang-barang yang tak boleh masuk blok hunian akan kian terminimalisasi dan pada akhirnya dapat dihilangkan.

Pihaknya bersyukur karena sejauh ini tidak diteemukan barang yang tergolong membahayakan.

Begitu pula pada penggeledahan malam tadi, sejumlah barang milik WBP yang disita umumnya bukan barang yang berbahaya.

(Banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved