Breaking News:

Berita Kesehatan

BeatDiabetes 2021, Tropicana Silm Bagikan Tips Atasi Diabetes di Era Perubahan Iklim

Perubahan iklim memiliki dampak bagi kesehatan, khususnya bagi penderita diabetes.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
Tropicana Slim untuk BPost
Kegiatan virtual Tropicana Slim beat diabetes, Jumat (9/4/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Perubahan iklim memiliki dampak bagi kesehatan, khususnya bagi penderita diabetes.

Meskipun termasuk isu cukup baru di Indonesia, perubahan iklim memiliki dampak terhadap kesehatan masyarakat, baik secara langsung dan tidak, terutama terkait meningkatnya morbiditas dan mortalitas (kematian). 

"Melalui #BeatDiabetes 2021, Tropicana Slim membagikan informasi terkini bagaimana dampak perubahan iklim terhadap diabetes serta tips mencegah dan melawan diabetes di era perubahan iklim yang kondisinya semakin mengkhawatirkan," jelas Brand Manager Tropicana Slim, Noviana Halim kepada Banjarmasinpost.co.id, Jumat (9/4/2021).

#BeatDiabetes Online Festival 2021 terdiri dari serangkaian kegiatan edukatif dan interaktif secara virtual pada 6, 7, 10 dan 11 April 2021 dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Sedunia.

Baca juga: CIRI-ciri Kamu Kena Diabetes, Jangan Cuek dengan Luka Kecil Dampaknya Bakal Luar Biasa

Baca juga: World Diabetes Day 2020, Tropicana Slim Berikan Edukasi melalui Hands 4 Diabetes 2020

Baca juga: Tak Hanya Obat Diabetes, Kayu Manis Juga Bermanfaat Atasi Peradangan

Pada 6 dan 7 April 2021, mengedukasi masyarakat Indonesia melalui Facebook Live dan YouTube Tropicana Slim

dr Dicky Tahapary, Ph.D., SpPD-KEMD (Staff Divisi Endokrin, Metabolik, dan Diabetes, Departemen 
Penyakit Dalam RSCM-FKUI) dan Vania Santoso (Founder HeySTARTIC dan Young Climate Champion), membahas hubungan antar perubahan iklim dengan diabetes. 

Sementara itu, Tropicana Slim juga mengadakan sesi “Learn from Sobat Diabet Community” bersama dr Rudy Kurniawan, Sp.PD (pendiri Komunitas Sobat Diabet), membahas tentang hubungan anak muda, perubahan iklim dan risiko diabetes serta bagaimana anak muda perlu makin sadar akan pentingnya hidup sehat dan mencegah diabetes sejak dini.

Rudi mengatakan, selama bertahun-tahun, Sobat Diabet hadir dan secara konsisten mengedukasi anak muda Indonesia agar sadar bahwa diabetes, khususnya diabetes tipe 2 semakin banyak menyerang anak muda, khususnya di Asia. 

Sebuah review yang dipublikasikan pada jurnal Endocrinology and Metabolism menyatakan bahwa usia seseorang terdiagnosis diabetes diketahui lebih muda pada orang Asia, dibandingkan dengan orang Amerika dan Eropa. 

Penelitian lain menunjukkan bahwa 1 dari 5 penderita diabetes yang dipelajari ternyata terdiagnosis terkena diabetes pada usia di bawah 40 tahun. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved