Breaking News:

Berita Banjarmasin

Buka Musda X MUI Kalsel, Pj Gubernur Sebut MUI Jadi Lentera Bagi Umat

MUI Kalsel memulai rangkaian Musda X yang dipusatkan di Ballroom Hotel G'Sign Banjarmasin

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA membuka rangkaian Musda X MUI Provinsi Kalsel, Jumat (9/4/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memulai rangkaian Musyawarah Daerah (Musda) X yang dipusatkan di Ballroom Hotel G'Sign, Jalan A Yani kilometer 4,5 Kota Banjarmasin, Jumat (9/4/2021).

Musda X MUI Provinsi Kalsel dibuka oleh Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA. 

Selain Pj Gubernur yang membuka kegiatan, Wakil Ketua Umum MUI Pusat, KH Dr Marsudi Syuhud pun hadir bersama Ketua MUI Provinsi Kalsel, KH Husin Naparin dan jajaran. 

Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rikwanto, Kakanwil Kemenag Kalsel, Noor Fahmi dan sejumlah perwakilan Forkopimda Kalsel lainnya juga turut hadir dalam pembukaan Musda X ini. 

Baca juga: MUI Kalsel dan IDI Bantu Korban Banjir di Desa Tajau Landung Kabupaten Banjar

Baca juga: Cegah Aksi Kekerasan Terjadi, MUI Banjarbaru Sampaikan Pesan Ini ke Masyarakat

Baca juga: 17 Pelaku Industri Kecil Menengah Pangan HSS Terverifikasi, Terima Sertifikat Halal MUI Kalsel

Ketua Organizing Committee (OC) Musda X MUI Provinsi Kalsel, H P Gusti Rusdi Effendi AR dalam laporannya menyampaikan bahwa Musda MUI Kalsel kali ini dihadiri kurang lebih 86 orang termasuk Ketua dan Sekretaris MUI kabupaten/kota se-Kalsel. 

"Tema kita pada Musda X ini adalah Penguatan Peran Ulama Dalam Mengembangkan Sikap Ta'awun untuk Menanggulangi Musibah dan Penyakit Masyarakat," kata Gusti Rusdi. 

Dalam kesempatan ini, Pj Gubernur Kalsel mengingatkan bahwa peran MUI sebagai pemersatu umat sangat penting khususnya di era post truth, dimana begitu banyak informasi yang beredar dan dibuat namun belum bisa dipastikan kebenarannya. 

"Jadi peran MUI sebagai tempat bertanya, memberikan fatwa dan penerangan menjadi lentera bagi masyarakat," kata Safrizal. 

Sedangkan Wakil Ketua Umum MUI Pusat, KH Dr Marsudi Syuhud mengatakan, peran pengurus MUI adalah layaknya sebagai penjaga warisan. 

Yaitu selain penjaga warisan agama dari Allah SWT dan penjaga warisan organisasi MUI itu sendiri, tapi MUI yang dibentuk oleh para sepuh Ulama dan Kiai sebagai bagian dari pendiri Bangsa Indonesia, MUI juga menjadi penjaga warisan berbangsa dan bernegara. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved