Breaking News:

Kriminalitas Kalteng

Prostitusi Online Kalteng Dibongkar, Dua Mucikari Palangkaraya Ini Diciduk Polisi

Dua orang mucikari prostitusi online Kalteng ditangkap jajaran Polda Kalteng.

Polda Kalreng untuk BPost
Dua orang mucikari prostitusi online di Palangkaraya saat diamankan petugas Ditreskrimum Polda Kalteng, Jumat (9/4/2021).   

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA- Jajaran Kepolisian Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), mengungkap kasus prostitusi online lewat aplikasi salah satu media sosial yang memperdagangkan anak di bawah umur.

Kasus, prostitusi semacam ini sudah beberapa kali diungkap polisi namun tetap saja ada yang melakukannya.

Dua orang mucikari praktek prostitusi online tersebut, hingga, Jumat (9/4/2021) masih menjalani proses hukum di Mapolda Kalteng untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol. K. Eko Saputro dan  Wadirr Reskrimum Polda Kalteng, AKBP Arie S.Z. Sirait mengungkapkan, saat ini mucikari yang membuka praktek tersebut diamankan dan diproses hukum di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalteng.

Baca juga: Terlibat Prostitusi Online Kalsel, Begini Pengakuan 6 Cewek Ini Saat Diamankan Polisi Banjarbaru

Baca juga: Prostitusi Online Melibat 12 Orang Laki-laki dan 4 Perempuan di Bawah Umur Diungkap Polisi

Baca juga: Prostitusi Online Kalsel Dibongkar, Tujuh Cewek Ini Diamankan Polisi Banjarbaru, Segini Tarifnya

Arie, mengungkapkan,  pihaknya telah berhasil mengungkap kasus perdagangan orang dengan korban dibawah umur di seputaran Kota Cantik Palangkaraya.

"Ini Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Kami ungkap berdasarkan adanya laporan masyarakat, kami tindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan sehingga terbongkar," ujarnya.

Diungkapkan dia, untuk menangkap mucikari dan mengungkap praktek protitusi online tersebut, pihaknya mencoba memancingnya dengan cara memesan wanita yang diperdagangkan tersebut.

Lewat aplikasi media sosial Michat, kepada Mucikari berinisial FA (26)  disepakati tarif  Rp. 250.000,-.

Benar saja, setelah terjadinya kesepakatan, anggota berhasil menemukan seorang perempuan dibawah umur berinisial WN (16) di sebuah wisma.

"Saat dilakukan penggerebekan. Kami menangkap dua mucikari yakni FA tadi dan RH (18)," ujarnya.

Baca juga: Wajah Artis Inisial TA Ditutup Baju, Diamankan Polisi di Bandung Diduga Gegara Prostitusi Online

Arie menjelaskan, TPPO tersebut telah berlangsung selama tiga bulan terakhir dan baru tercium pihaknya setelah adanya laporan masyarakat.

"Para korban, biasanya memberikan pelayanan ke tamu lima orang dalam satu malam, dengan mengonsumsi sabu agar kuat, soal penggunaan narkoba ini sudah ditangani Ditresnarkoba," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved