Breaking News:

Wabah Corona Kalteng

Wabah Corona Kalteng, Ribuan Guru Palangkaraya Masuk Daftar Tunggu Vaksinasi Covid-19

Wabah Corona Kalteng, Kedatangan Sebanyak 2.720 vial vaksin Sinovac dari ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah, lewat Bandara Tjilik Riwut dua hari lalu

Foto Humas Polda Kalteng
Wabah Corona Kalteng, sebanyak 2.720 vial vaksinasi untuk petugas pelayanan publik dan manula siap diberikan melalui pusat pelayanan kesehatan yang ada di Kalteng. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Wabah Corona Kalteng, Kedatangan Sebanyak 2.720 vial vaksin Sinovac dari ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah, lewat Bandara Tjilik Riwut dua hari lalu, membawa harapan bagi kalangan lansia dan para guru di Kalimantan Tengah untuk mendapatkan vaksinasi.

Sebanyak 2.720 vial vaksin tersebut, menurut keterangan Kepala Dinas Kesehatan Kalteng, Suyuti Syamsul akan diberikan kepada para Lansia dan Petugas Pelayanan Publik termasuk para guru yang mengajar disejumlah sekolah di Kalimantan Tengah.

Pihak Dinas Kesehatan hingga, Jumat (9/4/2021) terus mensosialisasikan, mekanisme pendaftaran vaksinasi Covid-19 bagi pansia umur 60 tahun ke atas dan tenaga kesehatan yang dilakukan melalui pusat pelayanan kesehatan juga akan mengutamakan lansia untuk mendapatkan vaksinasi tersebut.

Sementara itu, untuk tenaga pengajar juga secara bertahap diberikan vaksinasi. Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangkaraya, Akhmad Fauliansyah, mengungkapkan, hingga saat ini sudah ada sebanyak 600 guru yang divaksinasi dan sebanyak seribuan orang lainnya sudah masuk daftar tunggu vaksinasi.

Baca juga: Wabah Corona Kalsel, Sebanyak 90 Persen Dokter di Kalsel Sudah Divaksin Covid-19

Baca juga: Wabah Corona Kalteng, Warga Kecamatan Jekanraya Palangkaraya Paling Banyak Tertular Covid-19

Baca juga: Wabah Corona Kalsel, SKPD di Banjarmasin Diminta Membawa Minimal 5 Lansia untuk Divaksin

Baca juga: Wabah Corona Kalsel, Tabalong Kembali Terima 2.500 Dosis Vaksin Sinovac, Hasil Permintaan Tambahan

"Masih sepertiga dari jumlah pegawai yang ada dilingkup dinas pendidikan.Total pegawai kita ada 3.000-an di dinas, termasuk guru honorer, staf sekolah, dan petugas keamanan.Vaksin tahap pertama ada 1.600-an pegawai Dinas Pendidikan yang sudah didaftarkan sebagai penerima vaksin Covid-19," ujarnya.

Menurut dia, dalam tahap pertama ada seribuan guru yang masih berstatus dalam daftar tunggu untuk vaksinasi."Kami berharap mereka segera diberikan vaksin Sinovac sehingga bisa terlindungi dari paparan virus Corona. Selanjutnya, kami akan mengusulkan lagi 1.400 orang pegawai atau guru untuk mendapatkan vaksinasi tahap berikutnya," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id / faturahman).

Penulis: Fathurahman
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved