Breaking News:

Pilkada Kalsel 2021

Anggap Pelanggaran PSU, Ibu Rumah Tangga di Banjarmasin Barat Laporkan ini ke Bawaslu Kalsel

Seorang ibu rumah tangga di Banjarmasin melaporkan ada tiga titik terpasang baliho paslon 02 ke Bawaslu Kalsel yang dianggapnya pelanggaran PSU

Arab untuk BPost
Herlin menyerahkan satu alat bukti berupa foto baliho bando di Jalan Hasan Basri 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Baliho dan baliho bando ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan oleh calon gubernur Kalsel nomor urut 02 Denny Indrayana dan istrinya dilaporkan warga Kecamatan Banjarmasin Barat, Herlin Jumat (9/4/2021) ke Bawaslu Kalsel.

Herlin yang terdata sebagai seorang ibu rumah tangga tersebut menyebutkan ada tiga titik publikasi Denny Indrayana yang tersebar di tiga kecamatan.

Publikasi berupa baliho dan bando tersebut memuat foto Denny Indrayana bersama istri berisi ucapan menyambut bulan suci Ramadhan 1442 Hijrah.

Pertama, bando di Jalan Brigjen Hasan Basri sekitar bundaran Kayu Tangi Kecamatan Banjarmasin Utara, kedua baliho di simpang empat Jalan S Parman Kecamatan Banjarmasin Tengah, dan ketiga baliho kawasan Jembatan RK Ilir samping RSUD Sultan Suriansyah Kecamatan Banjarmasin Selatan.

Baca juga: Pilkada Kalsel 2020, Partisipasi Pemilih Rendah Jadi Momok di PSU Pilwali Banjarmasin

Baca juga: PSU Pilgub Kalsel, Bawaslu Tapin Keluarkan Surat Larangan Kampanye ke Tim Pemenangan Paslon

Herlin mengaku dalam laporannya ia juga menyerahkan satu alat bukti berupa foto baliho bando di Jalan Hasan Basri.
Mengacu ketetapan KPU Kalsel tidak ada masa kampanye menjelang PSU, ia pun menduga spanduk dan baliho tersebut masuk kategori pelanggaran Pilkada.

"Takutnya itu termasuk pelanggaran PSU dan termasuk dalam kampanye," ujarnya.

Komisioner Bawaslu Kalsel Divisi Penanganan Pelanggaran, Azhar Ridhanie mengatakan pihaknya telah menerima informasi dan mengetahui adanya baliho dan baliho bando tersebut.

Selanjutnya, Bawaslu Kalsel tambah Azhar akan mengkaji regulasi pemasangan publikasi kandidat pilgub di masa PSU, meski tidak di zona kecamatan yang akan dilakukan pencoblosan ulang.

Baca juga: Dinas Pertanian Sebut HST Masih Surplus Pangan, Meski 5.000 Hektare Padi Fuso Akibat Banjir

Baca juga: Komparasi Mekanisme LKPj, DPRD Kalsel Konsultasi ke DPRD DKI Jakarta, Ternyata Ada Perbedaan ini

"Jadi form informasi itu, kami pleno-kan menjadi informasi awal. Kalau itu bisa dijadikan informasi awal, kami akan lakukan investigasi peristiwa yang tadi. Kami membentuk tim," jelasnya.

Diketahui, pencoblosan ulang akan dilaksanakan pada 9 Juni 2021 mendatang di 827 TPS yang tersebar di 107 desa/kelurahan dari 7 kecamatan meliputi 3 kabupaten/kota.

Tujuh kecamatan tersebut adalah Kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin, Kecamatan Sambung Makmur, Kecamatan Aluh-Aluh, Kecamatan Martapura, Kecamatan Mataraman, dan Kecamatan Astambul Kabupaten Banjar dan Kecamatan Binuang Kabupaten Tapin.

Banjarmasinpost.co.id/Milna

Penulis: Milna Sari
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved