Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

BI Kalsel Dorong Digitalisasi Pembayaran Jual Beli Pedagang Pasar Terapung Lok Baintan  

Bank Indonesia Wilayah Kalsel meresmikan  Digitalisasi Pembayaran pada Pedagang di Wisata Pasar Terapung Lok Baintan

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
Humas BI Kalsel untuk BPost
Pencanangan Digitalisasi Pembayaran jual beli Pedagang Pasar Terapung Lokbaintan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bank Indonesia Wilayah Kalsel mendorong 
pengembangan ekonomi daerah melalui pengembangan pariwisata dan UMKM di Kalimantan Selatan.

Salah satunya dengan meresmikan  Digitalisasi Pembayaran pada Pedagang di Wisata Pasar Terapung Lok Baintan  yang dirangkai dengan Webinar Wisata Sungai di Provinsi Kalimantan Selatan.

Hadir yang dilangsungkan secara virtual, Menteri Pariwisata Sandiaga Uno, Ibu Rosmaya Hadi, Pj Gubernur Kalsel Safrizal, Pejabat Pemko, Pimpinan BTN, Teguh Wahyudi, Pimpinan Link Aja Bp. Irfan Chair serta seluruh narasumber dan peserta dalam acara pada hari ini. 

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Amanlison Sembiring, menyampaikan, kegiatan ini dilatarbelakangi karena pandemi Covid-19 berdampak ke berbagai sektor kehidupan terlebih aktivitas di sektor pariwisata.

Baca juga: Digitalisasi UMKM, Sebuah Keniscayaan di Era Kekinian

Baca juga: Tingkatkan Digitalisasi, Bank Kalsel Resmikan Aplikasi Online Pasar Amuntai

" Kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia tercatat menurun hingga 74,84% sepanjang tahun 2020. Tapi kita tetap optimis, bahwa ekonomi akan berangsur membaik," kata dia. 

Dijelaskan Kaperwil BI Kalsel, bahwa Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan tumbuh pada kisaran 4,3-5,3% di tahun 2021. 

" Tentu untuk mencapai hal tersebut, perlu sinergi dan kolaborasi yang baik dari seluruh pihak baik otoritas, kementerian/lembaga terkait, pemerintah, sektor keuangan dan pelaku usaha, bersatu padu dan berinovasi dalam menjawab tantangan dalam pencapaian perbaikan perekonomian kita dimaksud, " urainya. 

Karena itulah, sambung nya, oenyelenggaraan kegiatan pada hari ini merupakan bentuk nyata dari sinergi tersebut. B

Bank Indonesia bekerjasama dengan BTN dan LinkAja, bersama Dinas Pariwisata Provinsi, Kabupaten Banjar, Kota Banjarmasin, serta instansi terkait lainnya, berupaya mendorong perluasan inklusi keuangan dan akseptasi pembayaran digital masyarakat dalam hal ini termasuk sektor pariwisata melalui pemanfaatan pembayaran digital menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard atau QRIS.

"Melalui pemanfaatan kanal digital ini, diharapkan dapat membantu masyarakat termasuk acil-acil jukung. Bagi Bapak/Ibu yang belum familiar, Acil Jukung di Kalimantan Selatan ini artinya Ibu-Ibu pedagang yang dalam kesehariannya menjajakan dagangannya di atas jukung atau kapal kecil dan sudah menjadi suatu ikon wisata di Kalimantan Selatan, khususnya di daerah wisata Lok Baintan dan Kota Banjarmasin, " kata dia. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved