Breaking News:

Lesehan Tambak Ikan Bincau

Kuliner Kalsel, Makan Ikan di Lesehatan Bincau Kabupaten Banjar

Dari Kota Banjarmasin menuju tempat ke wisata lesehatan tambak ikan Bincau di Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Kalsel, berjarak sekitar 45 km.

BANJARMASINPOST.CO.ID/SALMAH SAURIN
Gerbang masuk ke tempat wisata kuliner, lesehan tambak ikan Bincau, Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Salah satu wisata kuliner di Kabupaten Banjar adalah lesehan tambak ikan Bincau.

Destinasi ini sudah ada sejak tahun 90-an seiring maraknya tambak ikan di sepanjang irigasi kawasan Bincau.

Dari Banjarmasin, ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan, harus ke Martapura, ibu kota Kabupaten Banjar yang berjarak 45 km.

Menuju ke lesehan tambak ikan Bincau Kabupaten Banjar, kini bisa dari dari Sungai Ulin Kota Banjarbaru dan dari Sekumpul Kota Martapura.

Baca juga: Wisata Kalsel, Kisah Heroik di Situs Tambang Oranye Nassau Pengaron Kabupaten Banjar

Baca juga: Wisata Kalsel, Tambang Oranje Nassau Belanda di Pengaron Kabupaten Banjar

Kalau jalur dari Kota Banjarbaru, bundaran simpang empat, menuju ke kawasan Sungai Ulin. Setelah Gedung BLK (Balai Latihan Kerja), belok kiri di daerah perumahan Permata Hijau. 

Jalur itu tembus ke Sekumpul Ujung dan selanjutnya terus ke Indrasari menuju Stadion Demang Lehman, tak berapa lama kita akan sampai di irigasi Bincau.

Jalur lainnya, masih di kawasan Sungai Ulin, belok kiri ke jalan menuju Puskesmas Sungai Ulin dan Pemakaman Mahabbah. Terus saja hingga ada jembatan beton yang tepat melintang di atas irigasi. Jalur ini terbilang lebih cepat sampai. 

Pilihan jalur berikutnya adalah dari kawasan Sekumpul Kota Martapura menuju Desa Indrasari dan selanjutnya Stadion Demang Lehman kemudian terus ke Bincau yang berada di tepian Irigasi Riam Kanan.

Baca juga: VIDEO Merengkuh Kesejukan Air Terjun Janda Beranak Tiga di Kabupaten Banjar

Baca juga: Mendaki di Air Terjun Janda Beranak Tiga Kabupaten Banjar, Pemandangan Makin Menakjubkan

Hanya saja, sampai di jalan irigasi atau jalan yang berada di bahu irigasi, kondisi jalannya rusak. Pengendara sepeda motor dan mobil harus pelan saat memasuki gerbang objek wisata kuliner tersebut. 

Selanjutnya, bisa memilih lesehan mana yang cocok dan nyaman untuk disinggahi dan menjadi tempat bersantap dan bersantai. Mari, simak tulisan berikutnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved