Breaking News:

Ramadhan 1442 H

Masih Junub Saat Sahur Ramadhan 1442 H, Bagaimana Hukum Puasanya di Ramadhan 2021

Banyak pasangan suami istri yang bingung, bagaimana hukum puasanya jika setelah berhubungan badan, Mandi Junub dilakukan lewat Imsak.

jumadi
Masjid Agung Al Mukaram Kota Kualakapuas, Kabupaten Kapuas, Kalteng melaksanakan sahur dan dilanjutkan dengan sembahyang subuh berjamaah, Kamis (7/6/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ramadhan 1442 Hijriah sebentar lagi. Saatnya umat muslim menjalankan ibadah puasa Ramadhan selama satu bulan penuh.

Saat memasuki bulan Ramadhan, masih banyak pasangan suami istri yang bingung, bagaimana hukum puasanya jika setelah berhubungan badan, Mandi Wajib atau Mandi Junub dilakukan lewat Imsak.

Sebab, meskipun berpuasa pasangan suami istri masih diperbolehkan untuk berhubungan intim di malam hari dan berpuasa di siang hari.

Namun, bagaimana hukumnya berpuasa setelah berhubungan suami-istri tapi belum Mandi Wajib atau mandi besar hingga siang hari?

Baca juga: Dua Hari Lagi Ramadhan 1442 H Tiba, Ini Beberapa Kumpulan Ucapan Selamat Ramadhan 2021

Baca juga: BACAAN Doa Kamilin Usai Sholat Tarawih, Simak Juga Niat Sholat Tarawih Ramadhan 1442 H

Seperti diketahui, Islam mengizinkan suami istri berhubungan badan di malam Bulan Ramadhan. Mereka khawatir puasanya tidak sah karena belum Mandi Wajib. Apa boleh terus melanjutkan puasa sampai waktu berbuka ?

Halalnya hubungan suami istri di malam Ramadhan termaktub dalam QS. Al-Baqarah: 187 yang berbunyi: “Dihalalkan buat kalian pada malam puasa untuk menggauli istri-istri kalian.”

Ilustrasi mandi.
Ilustrasi mandi. (Torwai via Kompas.com)

Lalu muncul pertanyaan, bagaimana ketika selesai bersetubuh suami-istri kebablasan tidur sampai masuk waktunya berpuasa, tanpa lebih dulu Mandi Wajib atau Mandi Junub?

Jika terlewat waktu Imsak, Suami-istri harus tetap Mandi Junub alias Mandi Wajib lalu melanjutkan puasanya. Tapi baiknya Mandi Wajib sebelum Subuh.

Jika Imsak masih lama, baiknya mandi dulu baru sahur. Kalau mendekati imsak maka baiknya sahur dulu.

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menjumpai waktu fajar di bulan Ramadhan dalam keadaan junub bukan karena mimpi basah, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mandi dan tetap berpuasa.” (HR. Bukhari-Muslim)

Halaman
1234
Editor: M.Risman Noor
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved