Breaking News:

Berita  Palangkaraya

Pengurus Japnas Kalteng Terbentuk, Henny Optimistis Ekonomi Wirausaha Bangkit

Pandemic Covid 19 berdampak besar terhadap penurunan berbagai sektor. Tak terkecuali dunia wirausaha di Kalimantan Tengah. Jaringan pengusaha nasional

banjarmasinpost.co.id / faturahman
Ketua Umum Pengurus Wilayah Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) Kalteng, Henny Fauziyah Salman, saat menerima bendera organisasi saat pengukuhan di Palangkaraya. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pandemic Covid-19 berdampak besar terhadap penurunan berbagai sektor. Tak terkecuali dunia wirausaha di Kalimantan Tengah. Jaringan pengusaha nasional (Japnas) dibentuk di Bumi Tambun Bungai untuk mendorong bangkitnya perekonomian dan memotivasi wirausaha setempat.

Pelantikan pengurus Japnas Kalteng dilakukan, Kamis (8/4/2021) di Palangkaraya, dilantik oleh Pengurus Japnas Pusat berkesempatan melantik Pengurus Wilayah Japnas Berbakti (Japnas) Provinsi Kalteng yang mendedikasikan kegiatan pada bidang sosial kemasyarakatan.

Ketua Umum Pengurus Wilayah Japnas Kalteng, Henny Fauziyah Salman, Minggu (11/4/2021),
berharap amanah yang diberikan betul-betul dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kemandirian pengembangan usaha pengurus dan anggota Japnas sekaligus untuk berkontribusi bagi pengembangan ekonomi Kalteng.

"Selain potensi SDA unggulan seperti sawit dan minerba, kalteng juga memiliki potensi menarik lainnya. Bidang pertanian dan perikanan ada potensi budidaya udang vaname yang sedang menjadi program Pemprov Kalteng yang bila dikelola maksimal cukup menjanjikan," ujarnya.

Baca juga: Polisi Amankan Pasangan LGBT sedang Bermesraan dalam Mobil di Kawasan Senaman Mantikai Palangkaraya

Baca juga: Wabah Corona Kalteng, Tim Satgas Covid-19 Palangkaraya Awasi Protokol Kesehatan Saat Acara di Gedung

Baca juga: Wabah Corona Kalteng, Ribuan Guru Palangkaraya Masuk Daftar Tunggu Vaksinasi Covid-19

Baca juga: Wabah Corona Kalteng, Warga Kecamatan Jekanraya Palangkaraya Paling Banyak Tertular Covid-19

Program food estate oleh pemerintah pusat. Selain sektor-sektor eksis ini, Japnas Kalteng juga ingin menggali potensi ekonomi hijau. Di tingkat mikro meluncurkan produk-produk organik hasil pertanian di desa-desa seperti sedotan purun, gula aren, esensial oil dan lainnya.

Sedangkan, tingkat makro ada potensi perdagangan carbon (carbon credit) yang meskipun saat ini masih bersifat sukarela belum menjadi kewajiban, namun ini sudah menjadi kebutuhan negara-negara maju dan tentu menjadi prospek jangka panjang yang perlu diperhitungkan. "Japnas Kalteng siap bersinergi dengan Japnas pusat dan wilayah lainnya di seluruh Indonesia," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Jaringan Pengusaha Nasional,
H. Bayu Priawan Djokosoetonoe, mengatakan, kehadiran Japnas di Kalteng, diharapkan, menjadi sinergi wirausaha terjalin secara kongkrit sehingga dapat bermanfaat bagi pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Tengah.

"Harapan kami Japnas Kalteng dibawah kepemimpinan, Henny bisa memiliki dasar fondasi yg kokoh sehingga Japnas tidak hanya akan berkibar dan harum selama 5 tahun, tapi bisa 10 tahun dan seterusnya. Pengurus pusat juga pengurus wilayah Japnas lainnya seluruh Indonesia tentu ingin sekali menjalin kolaborasi untuk mengelola semua potensi di Kalteng untuk kemajuan dan kemakmuran bersama," ujarnya.

Pengurus Japnas Kalteng, antara lain,
Ketua Umum, Henny Fauziyah Salman, Leo Adano Ketua Harian, beserta delapan Wakil Ketua Umum, Denis Priastiari, Imam Suweknyo, Diah Lestari, Arie Hartanto, Robiyanto , Sumohadiwidjodjo, Ruth Meilina Tindan, Ikhwan Setyawan dan Ketua Bidang serta Ketua Departemen. (banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved