Breaking News:

Puncak Titian Musang di Papagaran HST

Wisata Kalsel di HST : Asyiknya Kemping di Puncak Titian Musang, Dapat Moment Awan Putih dan Sunrise

Berkunjung ke Puncak Titian Musang di Dusun Papagaran, Kecamatan Hantakan, Kabupaten HST akan lebih asyik jika bermalam di lokasi

Penulis: Hanani | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/hanani
Bermalam di Puncak Titian Musang di Dusun Papagaran, Desa Patikalain, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) lebih indah karena bisa menyaksikan pemandangan awan putih di pagi hari, MInggu (11/4/2021) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Berkunjung ke Puncak Titian Musang di Dusun Papagaran, Kecamatan Hantakan, Kabupaten HUlu Sungai Tengah (HST) akan lebih asyik jika bermalam di lokasi.

Pengujung bisa kemping atau berkemah di puncak atau di bawah puncaknya.

Reza Pahlifi relawan yang selama ini mempromosikan puncak titian musang mengatakan, sering berkemah di sana.

“JIka bermalam, paginya bisa  melihat keindahan hamparan awan putih. Sekaligus sinar matahari saat mulai terbit dari langit,”ungkap Reza.

Baca juga: Wisata Kalsel di HST : Puncak Titian Musang Dusun Papapagaran, Ramai Dikunjungi Pasca Banjir

Baca juga: Wisata Kalsel di HST :  Puncak Titian Musang Tawarkan Kesejukan Alam Pegunungan Khas Meratus

Baca juga: VIDEO Merengkuh Kesejukan Air Terjun Janda Beranak Tiga di Kabupaten Banjar

Namun, bagi yang tidak bermalam, datang di waktu menjelang sore disarankan, jika ingin mendapat moment matahari terbenam dengan catatan cuaca sedang cerah.

Datang di waktu siang, tidak dianjurkan karena di puncak tersebut belum ada tempat berlindung.

Afif, warga Hantakan yang juga sering menjadi pemandu wisatawan ke Puncak Titian Musang mengatakan, selain warga lokal dari HST, puncak ini juga sudah dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah, di Banua Anam.

“Umumnya mereka datang untuk bermalam,”kata Afif.

Baca juga: Sejarah Nama Objek Wisata Air Terjun Janda Beranak Tiga di Kabupaten Banjar

Diapun pun mengimbau, bagi yang berkunjung ke tempat itu agar tak membuang sampah sembarangan.

 “JIka bawa makanan/atau bekas kemasan makanan dan minuman, masukkan kantong plastik dan bawa turun untuk dibuang ke tempat sampah. Hormati juga budaya lokal setempat jika bermalam, serta tak merusak tanaman baik padi di atas puncak maupun tanaman pisang di jalan menuju lokasi,”katanya. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved