Breaking News:

Puncak Titian Musang di Papagaran HST

Wisata Kalsel di HST : Puncak Titian Musang Dusun Papapagaran, Ramai Dikunjungi Pasca Banjir

Puncak Titian Musang di Desa Patikalain Dusun Papagaran, HST. Jaraknya sekitar 31,3 kilometer dari Barabai, ibukota Kabupaten HST

Penulis: Hanani | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/hanani
Puncak Titian Musang di Dusun Papagaran, Desa Patikalain, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, MInggu (11/4/2021). Wisata alam baru ini menawarkan keindahan alam pegunungan meratus dengan hamparan ladang dan sering menjadi tempat berkemah anak-anak muda pencinta alam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Objek wisata di Kecamatan Hantakan, di Kabupaten Hulu Sungai tengah (HST) telah diporakporandakan banjir bandang 14 Januari 2021 lalu.

Namun, jangan khawatir, masih banyak wisata alam lainnya di  kecamatan tersebut yang belum tereksplore pencinta wisata alam.

Contohnya, Puncak Titian Musang. Lokasinya di Desa Patikalain Dusun Papagaran. Wisata ini memang belum begitu di kenal khalayak umum.

Namun, di kalangan pencinta alam, maupun relawan pasca bencana banjir sudah tak asing lagi. Sebab, sering dijadikan sebagai tempat kemping atau berkemah.

Baca juga: Wisata Alam Puncak Arta di Aranio Kabupaten Banjar, Rasakan Sensasi Mendaki 200 Meter

Baca juga: Wisata Kalsel, Pulau Datu di Desa Tanjungdewa Tempat Rekreasi yang Asyik Sekaligus Pertebal Iman

Jaraknya sektar 31,3 kilometer dari Barabai, ibukota Kabupaten HST. Atau waktu tempuh sekitar 1 jam.

Melewati Kecamatan Batubenawa menuju Hantakan, perjalanan dimulai dari Desa Bulayak, kemudian melewati Desa Timan, lalu ke Patikalain.

Untuk kondisi jalan, pasca banjir bandang, kalian akan melewati dua jembatan darurat. Selanjutnya lancar dengan jalan beraspal dan jalan berbatu.

Menuju Papagaran sendiri, harus ekstra hati-hati. Pastikan kendaraan bermotor atau mobil anda fit. Sebab, ada dua tanjakan ekstrem yang harus didaki dengan kondisi jalan batu kerikil tajam, dan sebagian masih tanah.

Baca juga: Wisata Kalsel : Tambang Oranje Nasau, Lokasi Proyek Kereta Api Angkutan Barang Pertama di Indonesia 

Karena bukan objek wisata yang dikelola, tak ada fasilitas untuk parkir. JIka naik sepeda motor atau mobil, bisa parkir di tepi jalan.

Untuk  jenis mobil yang masuk ke medan tersebut, tidak direkomendasikan jenis city car. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved