Breaking News:

BTalk

BTalk, Cita-cita Panitia Penuntut Kabupaten Balangan Setelah 18 Tahun Pisah dari Kabupaten HSU 

Setelah 18 tahun berdirinya Kabupaten Balangan sejak berpisah dari Kabupaten HSU, sebagian besar cita-cita anggota PPKB telah terwujud.

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/ISTI ROHAYANTI
Ketua Panitia Penuntut Kabupaten Balangan (PPKB), M Yusuf, memaparkan sejarah daerahnya dan cita-cita bagi masyarakat, dalam program BTalk, Senin (12/4/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Pada 8 April 2021, Kabupaten Balangan berusia 18 tahun sejak memisahkan diri dari Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan.

Banyak perjuangan dari para Panitia Penuntut Kabupaten Balangan saat memisahkan wilayah ini dari Kabupaten. Banyak pula sejumlah alasan dan keinginan dari warga setempat agar wilayah Balangan berdiri HSU sendiri.

Saat ini, Panitia Penuntut Kabupaten Balangan (PPKB) juga masih ada di kabupaten Balangan. Organisasi ini memiliki sekretariat di Jalan A Yani 0 KM, Kota Paringin

Diketahui, 18 tahun berdirinya Kabupaten Balangan, sebagian besar cita-cita anggota PPKB telah terwujud.

Baca juga: Kalselpedia : Kabupaten Balangan, Banua Sanggam Hasil Pemekaran HSU

Hal itulah yang disampaikan Ketua PPKB, M Yusuf. Lantas, pada masa kepemimpinan baru saat ini, dirinya berharap cita-cita pembangunan untuk Kabupaten Balangan bisa dikabulkan.

Mengawali kisah, M Yusuf berbincang dalam program B Talk melalui zoom yang dilaksanakan oleh Banjarmasin Post, Senin (12/4/2021).

BPost: Bagaimana sejarah berdirinya Kabupaten Balangan ?

M Yusuf : Asal mulanya berdiri Kabupaten Balangan itu melalui PPKB yang berdasarkan keinginan masyarakat untuk mendirikan kabupaten tersendiri. Perjuangan dimulai sejak tahun 1963 dan ini dinamakan periode 1. Selanjutnya periode kedua pada tahun 1967. Pada 2 periode ini PPKB berjuang untuk mendirikan Kabupaten Balangan. Namun karena saat itu kondisi pemerintahan tidak memungkinkan, sehingga tidak bisa diperjuangkan. Selanjutnya pada tahun 1998 pada masa berakhirnya rezim orde baru dengan berpindah ke reformasi, dan disini PPKB menggerakan potensi masyarakat untuk mendirikan Kabupaten Balangan.

Baca juga: Porang Diekspor ke Jepang, Pemkab Balangan Siap Dukung Jadi Produk Pertanian Unggulan

Ini merupakan generasi ketiga dan pada generasi ketiga inilah PPKB berhasil memperjuangkan menjadi Kabupaten Balangan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved