Breaking News:

Pilkada Kalsel 2020

 Lapor Bawaslu RI, Denny Indrayana Ungkap Kecurangan di Pilgub Kalsel 2020

calon gubernur Kalsel nomor urut 02 Denny Indrayana melapor ke Bawaslu RI. Denny diterima komisioner Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo dan jajarannya

Denny Indrayana untuk BPost
Denny Indrayana saat melapor ke Bawaslu RI dan diterima komisioner Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo dan jajarannya, Senin (12/4/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Setelah batal melapor di Bawaslu Kalsel, calon gubernur Kalsel nomor urut 02 Denny Indrayana melapor ke Bawaslu RI Senin (12/4/2021).

Sebelumnya ia diketahui datang ke Bawaslu Kalsel Sabtu (10/4/2021) namun tak lama langsung balik kanan. 

Ia pun melapor sejumlah dugaan kecurangan dan maraknya politik uang dengan berbagai modus di daerah ke Bawaslu RI dan diterima komisioner Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo dan jajarannya.

Denny menyebut sejumlah motif politik uang terjadi jelang PSU 9 Juni 2021 nanti, namun sayangnya, kata dia, Bawaslu Kalsel tidak terlihat berupaya untuk mencegah sehingga pihaknya memilih melaporkan ke Bawaslu RI.

Baca juga: Begini Latar Belakang Denny Indrayana, Sukses Bikin Paslon Petahana Pilgub Kalsel Kerepotan

Baca juga: Relawan BirinMu Laporkan Denny Indrayana ke Bawaslu Kalsel

Baca juga: Video Unggahannya Dimanipulasi dan Disebarkan, Denny Indrayana Buat Laporan Polisi ke Polda Kalsel

"Seperti dibiarkan saja, seperti tahu sama tahu. Ini kan sangat merugikan bagi demokrasi kita, terutama kami yang ingin mengedepankan politik jujur dan adil," ujarnya.

Ia menyayangkan sikap Bawaslu Kalsel yang seolah abai terhadap fakta-fakta yang menjadi rahasia umum di masyarakat dan tidak melakukan tindakan pencegahan maupun penindakan.

Padahal praktik ini merugikan bagi demokrasi, terutama dirinya yang ingin mengedepankan politik jujur dan adil.

"Bawaslu selayaknya tidak pasif menunggu laporan, tetapi harus pro aktif melakukan temuan, misalnya dengan turun ke lapangan. Kami juga mengingatkan, sanksi politik uang ini selain pidana juga ada sanksi diskualifikasi sehingga praktik-praktik haram ini harus segera dihentikan," jelasnya.

Saat melapor ke Bawaslu RI Denny mengungkapkan bahwa kecurangan yang terjadi dalam beberpa waktu terakhir ini semakin membahayakan demokrasi, yaitu dengan modus berupa pembagian bakul berisi sembako, yang akan bersalin rupa menjadi THR, parsel, dan zakat fitrah/zakat maal.

Selain itu, imbuh dia, juga modus memborong barang dagangan disertai pembagian uang kepada warga.

Halaman
12
Penulis: Milna Sari
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved