Breaking News:

Ramadhan 1442 H

Ramadhan 1442 H Tiba, Pengusaha Kurma di Kalsel Sebut Penjualan Meningkat Dua Kali Lipat

Awal Ramadhan 1442 H, pengusaha kurma mendulang rezeki. Mereka, mengaku kebanjiran orderan.

banjarmasinpost.co.id/mariana
Penjualan kurma di Pasar Sudimampir 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Awal Ramadhan 1442 H, pengusaha kurma mendulang rezeki. Mereka, mengaku kebanjiran orderan.

Tidak seperi biasanya, pedagang kurma mengaku ada kenaikan pembeli dua kali lipat dari hari biasanya ketika penademi. 

"Sudah sepekan ini pembeli naik dua kali lipat," kata Arsyad  kepala toko kurmart di Jalan Lahlawan no 7 rt 14 dekat jembatan pasar lama Banjarmasin. 

Diakuinya, seperti Ramadhan tahun sebelumnya ramainya biasanya sampai 10 hari Ramadan.

"Setelah itu turun lagi," kata dia.

Baca juga: Doa Buka Puasa Ramadhan 1442 H, Kurma dan Seteguk Air Disunahkan Saat Beduk Tiba Ramadhan 2021

Baca juga: Jangan Tunda Buka Puasa Ramadhan 1442 H, Ingat Sedia Kurma di Ramadhan 2021

Baca juga: Bisnis Minuman Botolan Ramai Selama Pandemi, Ratusan Botol Susu Kurma Terjual Per Bulan

Akan tetapi, sambung, Arsyad jika dibandingkan sebelum Pandemi Covid-19, penjualan bisa sampai lima kali lipat. 

Dia pun tidak khawatir akan ketersediaan stok. Sebab diakuinya sudah menyetok kurma dari Jakarta. 

"Bulan ini empat kali lipatlah harus stok jika mau Ramadhan ini, karena memang pembeli makin banyak," kata Arsyad. 

Dijelaskan dia, kurma yang dijualnya ini bervariasi. Mulai standar, menengah dan premium. 

"Paling murah kurma mesir Rp 300 ribu per Ball. Kami jual lima ball paling sedikit. Kalau dibawah itu Rp 350 harga eceran," kata dia. 

Sedangkan kurma yang paling mahal, Kurma azwa, harganya pun bervariasi. Ada yang Rp 300 ribu perball, ada yang Rp350 ribu dan ada yang Rp 400 ribu. 

Baca juga: Manis Legit Bisnis Kurma Saat Ramadhan, Begini Kata Pedagang di Martapura dan Banjarmasin

Diakui Arsyad di tokonya yang paling laku adalah kurma muda, sebagai alternatif konsumsi buat program kehamilan. 

"Kalau bicara pandemi. Dulu penjualan memang ramai. Ketika Pandemi juga terasa berkurang. Tapi mudah mudahan ada berkah di bulan Ramadan ini," kata dia yang juga spesialis importir kurma dari Jakarta. (Banjamasinpost.co.id/Nurholis Huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved