Breaking News:

HSU Mantap

Surat Edaran tentang Ramadan, Warga Kabupaten HSU Dilarang Berpakaian Tak Sopan

Bupati HSU H Abdul Wahid HK meminta masyarakat agar tidak berkerumun untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan dilarang melanggar susila saat Ramadhan.

PEMKAB HSU
Upaya penegakan disiplin menerapkan protokol kesehatan dilaksanakan petugas gabungan di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Menjaga ketertiban umum, ketentraman masyarakat dan kesucian bulan Ramadhan tahun 1442 Hijriah di masa pandemi Covid-19, Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 3 31.1/185/ Satpol PP-PK/2021.

Surat edaran yang ditandatangani Bupati HSU H Abdul Wahid HK secara tegas mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyelenggarakan Pasar Ramadhan di seluruh wilayah Kabupaten HSU, Kalimantan Selatan.

Dalam  SE tersebut juga berisi imbauan untuk tidak menyelenggarakan acara buka bersama, sahur bersama dan acara-acara yang sifatnya mengumpulkan orang banyak.

Tidak melakukan kegiatan hiburan dan atau membuka tempat hiburan.Tidak makan minum atau merokok di siang hari di tempat-tempat umum. Tidak menjual menggunakan atau membunyikan petasan mercon meriam bambu kembang api dan sejenisnya. Dan, tidak melakukan kegiatan membangunkan orang atau bergerakan sahur sebelum pukul 03.00 Wita

Sedangkan bagi para pedagang kue, lauk masak dan sejenisnya, tidak diperkenankan menggelar dagangannya sebelum pukul 13.00 Wita.

Petugas gabungan siap memberi edukasi kepada masyarakat dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan.
Petugas gabungan siap memberi edukasi kepada masyarakat dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan. (PEMKAB HSU)

Bagi pemilik usaha restoran rumah makan dan sejenisnya tidak membuka usaha sebelum pukul 17.00 Wita. Apabila membuka usaha, dianjurkan menjual makanan dengan cara dibungkus.

Adapun bagi yang tidak mematuhi edaran ini akan diberikan tindakan, baik berupa sanksi fisik sanksi sosial , ditertibkan, denda dan atau pidana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Terkait SE ini, Kepala Satpol PP-PK Kabupaten HSU Jumadi, menegaskan, pihaknya siap menjalankan tugas berdasarkan SE tersebut guna menjaga ketertiban. Terlebih lagi di masa pandemi Covid-19.

“Kami akan melakukan pengawasan secara keliling wilayah se Kabupaten Hulu Sungai Utara, baik oleh Pol PP, juga akan dilakukan oleh Polres, Kodim, Camat, Lurah, Kepala SKPD dan Kepala Desa masing-masing, secara terpadu maupun secara instansi masing masing,” uajrnya.

Selain itu, Pemkab HSU juga mengeluarkan surat edaran terkait upaya pencegahan dan pengendalian covid19 serta menjaga ketertiban dan kesucian bulan Ramadhan tahun 1440 Hijriyah. melalui SE nomor : 331.1/156/Satpol-PP-PK/2021 tertanggal 9 April 2021

Melalui surat edaran Bupati tersebut para pelaku usaha pekerja, para pengunjung tempat hiburan atau warung malam dan sejenisnya, wajib menerapkan protokol kesehatan Covid-19, yakni menjaga jarak menggunakan masker mencuci tangan dan menghindari mencegah kerumunan.

Adanya larangan, membuat mengonsumsi, menjual, menyimpan, menyediakan, mengedarkan, menyediakan , sarana atau prasarana minuman beralkohol minuman dan obat oplosan serta zat adiktif lainnya

Larangan berpakaian atau berpenampilan yang melanggar kesopanan dan kesusilaan, menjadi, menyediakan,  menampung orang atau tempat untuk melakukan perbuatan yang melanggar kesopanan dan kesusilaan atau pekerja seksual

Dan, larangan melakukan perbuatan atau kegiatan yang mengganggu ketertiban umum dan ketentraman masyarakat serta melakukan operasional membuka usaha selama bulan Ramadhan tahun 1442 Hijriah. (AOL/*)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved