Breaking News:

Kriminalitas Kalteng

Amankan Pistol Rakitan dari Komplotan Pencuri Sarang Walet, Polres Kotim Kalteng Selidiki Asal Senpi

Enam pencuri sarang walet dibekuk jajaran Polres Kotim Kalteng. Polisi, juga mengamankan satu pucuk pistol revolver rakitan

banjarmasinpost.co.id/faturahman
Pelaku spesialis maling sarang walet di Kotawaringin Timur, Sampit, Kalteng saat dibekuk polisi.   

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Sebanyak enam orang pelaku pencurian sarang burung walet di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), ditangkap polisi.

Para pelaku ternyata adalah residivis yang baru keluar penjara dalam kasus yang sama mencuri sarang burung walet.

Selain menangkap enam pelaku, polisi juga mengamankan satu pucuk pistol revolver rakitan dari salah satu tersangka. Saat ini, polisi menyelidiki terkait senjata api rakitan tersebut.

Kapolres Kotim, AKBP Abdoel Harris Jakin, Jumpa Pers membenarkan, anggotanya mengamankan pula satu pucuk senjata api pistol revolver rakitan dari rumah yang ditinggali tersangka Iwan.

Baca juga: Terperangkap di Bangunan Sarang Burung Walet yang Disatroni, Pencuri di Kotim Ini Ditangkap Polisi

Baca juga: Berpencar Pascajarah Sarang Walet, Begini Perburuan Pelaku yang Dilakukan Petugas Polres Tala

Menurut Kapolres, Iwan ini menyewa di sebuah barak di Jalan Sumekto.

"Terkait temuan senpi ini, kami masih mengembangkan kasus ini menelisik siapa pembuatnya atau dapat dari mana,"ungkap Kapolres, Rabu (14/4/2021).

Kapolres mengatakan Dalam melakukan aksi pencurian, kawanan pencuri sarang walet yang berasal dari Kotim, Palangkaraya, Kalbar dan Lombok ini  menggunakan senjata api rakitan untuk menakut-nakuti korban jika aksinya diketahui korban.

Kawanan maling sarang burung walet yang tertangkap tersebut antara lain, Andi Askomar tertangkap di TKP, Sanio ditangkap di Desa Bapanggang, Rusman alias lombok ditangkap di barak Jalan Sumekto.

Kemudian, Iwan (pemilik Senpi rakitan), Yadi tertangkap di Palangkaraya, Catur Prasetyo juga tergangkap di Palangkaraya saat bersama Yadi.

Ia menyebut, semua pelaku adalah residivis yang baru saja keluar dari penjara setelah melakukan tindakan yang sama mencuri sarang burung walet dalam rumah walet milik warga.

"Mereka tertangkap saat terakhir beraksi di rumah walet milik Ikhsan Adi Pratama dengan TKP Rumah Walet di Jalan Lenggana nomor 01 Kelurahan Pasir Putih Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Sampit, Kotim, saat kejadian lima pelaku kabur tertinggal Andi tertangkap oleh pemilik bangunan rumah walet," bebernya.

Baca juga: Begini Kronologis Penangkapan Kawanan Pencuri Sarang Walet di Lamandau, Polisi Pun Tembak Pelaku

Menurut Kapolres, dari satu tersangka yang tertangkap kemudian pelaku lainnya juga tertangkap, ada yang tertangkap di Kotim ada juga yang tertangkap di Palangkaraya.

"Semuanya sudah tertangkap dan kita sedang kembangkan kasus ini," ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved