Breaking News:

Berita HSS

Galuh Kabupaten HSS Kenang Lalai Bangun Sahur Saat Kos di Banjarmasin

Galuh Kabupaten Hulu Sungai Selatan Farida Saputri dan temannya di kos telat bangun sehingga tidak sahur Ramadhan. Hanya minum putih, lemas seharian.

ISTIMEWA
Farida Saputri, Galuh Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Sebab itu, Farida Saputri, Galuh Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, berupaya meraih berkah tersebut. 

"Orangtua saya selalu mengingatkan agar memperbanyak mengaji karena pahalanya begitu besar," ujar gadis kelahiran 27 November 1998 yang berasal dari Bamban Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten HSS, kepada Banjrmasinpost.co.id, Rabu (14/4/2021).

Jadi kata orangtua, lanjut Galuh HSS, sempatkan dalam sehari ada mengaji walau satu dua ayat. Bagus lagi bisa sampai satu halaman, dua halaman atau sampai satu juz.

"Saya memanfaatkan waktu yang ada. Mumpung ini bulan puasa maka perbanyak amal ibadah selagi mampu dan banyak menyimak hal-hal positif," terang pehobi main gitar, menyanyi dan make up ini.

Baca juga: Pengurus 18 Cabang Olahraga di Kabupaten HSS Dapat Bantuan, Ini Harapan Bupati

Baca juga: VIDEO 21.960 Ekor Kepiting dan Udang Kalsel Diekspor ke Cina

Farida juga mengingatkan agar bisa menjaga mata dan hati selama Ramadhan dan juga di luar Ramadhan, apalagi zaman sekarang zaman sosmed. 

"Manfaatkan dengan men-share hal-hal positif, antara lain ceramah agama dan yang bermanfaat lainnya," imbuh peraih banyak prestasi ini. 

Saat di rumah, terutama pagi hari, dirinya suka membantu orangtua mengurus tanaman hias. Kemudian, masak dan bikin kue tradisional. 

"Siangnya, kalau tidak ada kegiatan lagi, saya pun tidur. Kan tidurnya orang berpuasa itu juga termasuk bernilai pahala,"  kata Mahasiswi Sendratasik FKIP Universitas Lambung Mangkurat tersebut.

Baca juga: Siapkan Diri Untuk Ikut Tes CPNS, Ada Beberapa Formasi Khusus Disiapkan

Baca juga: Bupati HSS H Achmad Fikry Resmikan Rumah Singgah Naungan Sehati

Sedangkan pengalaman yang tidak terlupakan Farida, pernah dirinya dan teman satu kos saat di Banjarmasin bangun sahur mendekati imsak. Padahal sebelumnya mereka sempat bangun sekitar pukul 02.30 Wita.

Namun karena terlalu pagi, sepakat tidur lagi, janjian siapa yang bangun dulu akan membangunkan yang lain. Ternyata, semua tertidur lelap.

"Bangun mendekati imsak, tidak bisa lagi masak, jadi hanya sempat sahur dengan segelas air putih, besok siangnya kami jadi lemas," kenang Farida.

Hal ini menjadi penyesalan mereka semua dan tidak terulang lagi. Agar tidak lagi kesiangan bangun sahur,  mereka kumpulan uang beli alarm toa, tepat waktu sahur langsung berbunyi nyaring membangunkan semua penghuni kos.

(Banjarmasinpost.co.id/Salmah)

Penulis: Salmah
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved