Breaking News:

Berita Sampit

Para Pelaku Video Hoax Pemalakan di Jalan Trans Kalimantan Sampit-Palangkaraya Berdamai

Jajaran kepolisan Polsek Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kakimantan Tengah, memanggil para pihak terkait perkara antara pengendara

Penulis: Fathurahman
Editor: Edi Nugroho
Foto Polsek Cempaga Hulu
Para pelaku dalam video hoax pemalakan di Jalan Trans Kalimantan arah Sampit-Palangkaraya, Desa Bukitbatu, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng, saat berdamai di Kantor Polsek Cempaga Hulu, Kotim. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Jajaran kepolisan Polsek Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kakimantan Tengah, memanggil para pihak terkait perkara antara pengendara sepeda motor dan sopir truk jasa ekspedisi J&T hingga pembuatan video hoax pemalakan yang viral di media sosial.

Video berdurasi 18 detik tersebut menjadi viral di media soaial, karena dalam tulisan di video tersebut dituliskan aksi pelemparan sendal dan batu yang dilakukan oleh dua remaja pengendara sepeda motor adalah upaya perbuatan pemalakan yang dilakukan oleh pengendara mobil jasa ekspedisi.

Karena meresahkan, Video tersebut akhirnya, polisi mengecek kebenaran peristiwa pelemparan tersebut dengan mengumpulkan para saksi untuk dimintai keterangan terkait kejadian di Jalan Trans Kalimantan arah Sampit-Palangkaraya di Desa Bukitbatu Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotim tersebut.

Kapolsek Cempaga Hulu , Iptu Taufik Hidayat, Rabu (14/4//2021) mengungkapkan, pihaknya sudah memanggil semua pihak terkait dalam video viral tersebut dan ternyata semuanya akibat kesalahpahaman saja sehingga setelah dilakukan mediasi kedua belah pihak meminta maaf atas perbuatan pelemparan hingga pembuatan video hingga virak di media sosial tersebut.

Baca juga: Kapten Laut Cantik Ini Mengaku Jadi Kambing Hitam Insiden Terusan Suez, Dipojokkan Berita Hoax

Baca juga: Inilah Sosok Pemuda Diduga Penyebar Video Hoax Suap Jaksa Kasus Rizieq Shihab, Masih Usia 18 Tahun

Baca juga: Hoax, Driver Ojol Kehilangan Motor di Pasar Antasari Banjarmasin Gegara Wanita, ini kata Polisi

Baca juga: Beredar Hoax Bantuan BPJS Kesehatan Rp 3.550.000 Bantuan Sosial Finansial, Ini Fakta Sesungguhnya

Menurut Kapolsek Iptu Taufik, terkait kesalahpahaman video yang viral di media sosial (Medsos) tersebut, dengan kejadian hari Sabtu (9/4/2021) pukul 15.30 Wib, antara Muhammad Sawitro yang didampingi orang tuanya ,Jojon, dengan Iit Kristian Saputra dan di buatkan surat kesepakatan damai.

"Kedua belah pihak sudah berdamai, namun untuk Muhamad Tio yang di dampingi orang tuanya Imuh Ardiansyah belum ada kesepakatan damai, karena saudara Imuh Ardiansyah, meminta orang yang memviralkan video tersebut di ketemukan," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id / faturahman).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved