Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Pengurus PHRI Kalsel Perkirakan Bisnis di Dunia Hotel Masih Sulit Bangkit

Sekretaris BPD PHRI Kalsel Nurul Fahmi MA perkirakan Okupansi Hotel kemungkinan turun 30 persen saat Ramadhan karena tiada ada kegiatan pemerintah.

BANJARMASINPOST.CO.ID/SALMAH SAURIN
Sekretaris Badan Pengurus Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kalimantan Selatan, Nurul Fahmi SM. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Hingga kini bisnis perhotelan di Kalimantan Selatan masih berupaya keras untuk bangkit. Mengingat, okupansi dinilai masih belum normal akibat hantaman pandemi Covid-19.

Sekretaris Badan Pengurus Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kalimantan Selatan, Nurul Fahmi SM, membenarkan tentang bisnis hotel di Banua (Kalsel) belum normal.

Apalagi pada Ramadhan, Okupansi Hotel kemungkinan turun lagi hingga 30 persen. "Karena, pemerintahan banyak tidak melakukan pertemuan. Sedangkan bisnis, biasanya berjalan di pertengahan bulan puasa," paparnya.

Disinggung tentang dampak lain, yakni kebijakan adanya larangan mudik, menurutnya tidak mempengaruhi Okupansi Hotel.

Baca juga: VIDEO 21.960 Ekor Kepiting dan Udang Kalsel Diekspor ke Cina

Baca juga: PSU Pilgub Kalsel 2020, KPU Tapin Umumkan Hasil Kelulusan Seleksi Administrasi Anggota PPK

Sebab, lanjut dia, hunian hotel kebanyakan diisi oleh tamu yang punya bisnis di Kalsel dan tamu pemerintahan. 

General Manager Hotel Roditha Banjarbaru ini berharap, bisnis perhotelan bisa kembali bergairah seperti sebelum pandemi, sehingga para pengusaha hotel bisa mendapatkan profit.

Dari catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel merilis, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang pada Februari 2021 hanya 38,01 persen. Angka ini turun 5,29 poin dibandingkan Januari 2021 yang saat itu 43,30 persen.

Apabila dibandingkan dengan TPK pada periode yang sama tahun sebelumnya: Februari 2020, juga terjadi penurunan, yakni sebesar 10,34 poin. Dari 48,35 persen menjadi 38,01 persen.

Baca juga: UPDATE Covid 19 Kalsel: 256 Orang Positif, 241 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

Baca juga: Anggaran PSU Pilgub Kalsel Kurang Rp 5,4 Miliar, KPU Kalsel Datangi PJ Gubernur Kalsel

Kepala BPS Kalsel M Edy Mahmud. mengatakan berdasarkan klasifikasinya, pada Februari 2021, TPK tertinggi dicapai oleh kelompok hotel bintang 3 sebesar 44,07 persen. "Sedangkan TPK terendah terjadi pada hotel bintang 1 sebesar 13,60 persen," urainya.

Halaman
12
Penulis: Nurholis Huda
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved