Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Kalsel Masih Terjadi Inflasi pada Maret 2021, Ini Penyebabnya

Tiga kelompok akibatkan inflasi di Kalsel pada Maret 2021, yakni kelompok makanan sebesar 0,67 persen, rekreasi 0,09 persen, perlengkapan 0,04 persen

BANJARMASINPOST.CO.ID/LENI WULANDARI
Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, H Birhasani. 

"Dengan naiknya kedua subkelompoknya, maka kelompok makanan,  minuman dan tembakau memberikan andil inflasi sebesar 0,19 persen," ungkapnya.

Selain ada yang naik, Edy menyampaikan pada Maret juga ada kelompok yang mengalami penurunan indeks harga.

Di antaranya, kelompok perumahan, air, listrik , gas dan bahan bakar lainnya sebesar 0,47 persen.

Lalu, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,28 persen dan kelompok kesehatan 0,03 persen.

"Sementara kelompok pendidikan serta kelompok informasi, telekomunikasi dan jasa keuangan tidak mengalami perubahan indeks harga dibandingkan Februari 2021," ucapnya.

Mengenai komoditas, dia menuturkan, jenis yang paling banyak mengalami kenaikan harga dan memberikan andil inflasi tertinggi di Kalsel adalah bahan bakar rumah tangga, daging ayam ras, cabai rawit, bawang merah, ikan peda dan ikan kembung.

"Sedangkan, komoditas yang mengalami penurunan harga dengan andil deflasi tertinggi, antara lain, bahan bakar rumah tangga, emas perhiasan, ikan nila, telur ayam ras dan bayam," tuturnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved