Breaking News:

Berita HST

Tak DIizinkan Berjualan di Pasar, Pedagang Kuliner Karisik HST Pilih Buka Lapak di Pinggir Jalan

Sejak Covid-19 melanda, pedagang kuliner khusus menu berbuka puasa sejak Ramadhan 1442 H atau 2020 tak diizinkan lagi meramaikan pasar Ramadan

banjarmasinpost.co.id/hanani
Salah satu pedagang yang menjual kue khas Ramadan di depan rumah di kawasan Kampung Kadi Barabai, diserbu pembeli, Kamis (15/4/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Sejak Covid-19 melanda, pedagang kuliner khusus menu berbuka puasa sejak Ramadhan 1442 H atau 2020 tak diizinkan lagi meramaikan pasar Ramadan baik di pasar-pasar desa, kecamatan maupun kabupaten.

Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) tak memberi izin pasar Ramadan kembali buka pada Ramdan 1442 Hijriah ini, karena khawatir menimbulkan kerumunan yang tak bisa dikendalikan. Sementara, pandemi covid-19 belum juga berahir.

Menyikapi larangan tersebut, warga pun kiniberjualan di depan rumah masing-masing. Namun, ada pula yang tetap berjualan di pinggir jalan di sekitar pasar.

Seperti dilakukan pedagang di pasar Karisik, Desa Pajukungan. Pedagang tak berjualan di dalam pasar, namun memilih di pinggir jalan sekitar pasar, dengan alasan lebih mudah terjangkau pembeli yang lewat.

Baca juga: Begini suasana Ramadan Foods Fair yang Gantikan Pasar Ramadhan di Marabahan Batola

Baca juga: Pemkab Tapin Resmi Tiadakan Pasar Ramadhan 2021, Warga Dipersilahkan Jualan Kuliner di Depan Rumah

Baca juga: Pemkab Tapin Resmi Tiadakan Pasar Ramadhan 2021, Warga Dipersilahkan Jualan Kuliner di Depan Rumah

“Sebenarnya kami para pedagang sudah meminta izin ke Kecamatan, aparat desa dan kepolisian. Mereka menyatakan tak bisa memberikan izin berjualan masih ke dalam pasar,”ungkap salah satu pedagang di Pasar Karisik.

Menurutnya, pasca banjir sangat berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat. Banyak yang tanaman padi serta kebunnya rusak, dan ternaknya hilang hanyut terbawa banjir.

“Bulan Ramadan kesempatan kami berjualan sambil beribadah puasa. Sebab keluarga kami butuh makan,”ungkap Fahmi, pedagang lainnya.

Baca juga: Gelar Pasar Ramadhan Online, Disporbudpar Batola Gandeng kurir Lokal

Diapun menyatakan siap menaati protokol kesehatan, dengan mamakai masker dan mencegah kerumunan pembeli dengan meminta bergantian jika pembeli sedang banyak.

"Beberapa hari ini, taka da yang berkerumun juga pembelinya,”katanya. (Banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved