Breaking News:

Berita Kalteng

Antisipasi Inflasi Jelang Idulfitri, Pemko Palangkaraya Siapkan Kandang Penyangga Ayam Potong

Pemerintah Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah telah mempersiapkan, kandang penyangga untuk menjamin ketersediaan ayam potong saat hari besar

banjarmasinpost.co.id/faturahman
Harga ayam potong yang dijual di pasar tradisional Palangkaraya masih relatif stabil, Jumat (16/4/2021). 

 BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pemerintah Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah telah mempersiapkan, kandang penyangga ketersediaan ayam potong untuk kebutuhan konsumsi masyarakat lokal menghadapi pelaksanaan hari besar keagamaan seperti saat Hari Raya Idulfitri agar tidak terjadi inflasi.

Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin, Jumat (16/4/2021) mengungkapkan, pihaknya sudah mempersiapkan ketahanan pangan untuk perayaan hari besar keagamaan tersebut dan masalah itu sudah dibicarakan dalam high level meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Palangkaraya dan Kalteng.

Pihaknya terus berupaya melakukan berbagai strategi untuk menjamin kestabilan harga kebutuhan pokok terutama saat  bulan Ramadan hingga menghadapi hari raya Idulfitri yang akan tiba dalam beberapa minggu lagi.

Dia mengkui, perlunya ada persiapan sejak jauh-jauh hari untuk penyediaan kebutuhan makanan pokok saat hari besar keagamaan.

Baca juga: Harga Ayam Potong Melejit, di Banjarbaru Mencapai Rp 75 Ribu Per ekor

Baca juga: Permintaan Turun, Harga Daging Ayam Potong di Pasar Tradisional Palangkaraya Turun

Baca juga: Jelang Malam Pergantian Tahun, Permintaan Daging Ayam Potong Tidak Ada Lonjakan

"Ini juga sangat penting dilakukan, di samping untuk mengantisipasi kenaikan harga, juga sebagai upaya pengendalian inflasi Kota Palangkaraya," ujarnya.

Namun begitu,  strategi pihaknya dalam menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok tersebut, melalui sejumlah program unggulan Kota Palangkaraya yang telah disiapkan.

"Salah satunya program kandang penyangga, yakni peternakan ayam broiler di Kelurahan Kalampangan,  Sebangau, disiapkan untuk alternatif memenuhi konsumsi ayam bagi warga," ujarnya.

Baca juga: Penjualan Ayam Potong Sepi, Pedagang Pasar Tradisional di Banjarmasin Tidak Berani Bawa Stok Banyak

Pengembangan peternakan ayam broiler rersebut,  sebagai bentuk pengendalian inflasi di tengah masa pandemi serta menghadapi kebutuhan konsumsi warga.

"Terutama saat hari besar keagamaan seperti saat Bulam Ramadan dan menghadapi hari raya Idulfitri mendatang," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved