Breaking News:

Berita Palangkaraya

Patroli Deteksi Dini Lokasi Rawan Kebakaran Lahan Palangkaraya Digencarkan

Dalam beberapa hari ini, hujan makin jarang mengguyur Kota Palangkaraya, sedangkan suhu udara tampak semakin panas sehingga mengakibatkan lahan-lahan

banjarmasinpost.co.id / faturahman
Sarana dan personil pencegahan kebakaran sudah dipersiapkan oleh sejumlah instansi mencegah kebakaran lahan dan hutan di Palangkaraya. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA- Dalam beberapa hari ini, hujan makin jarang mengguyur Kota Palangkaraya, sedangkan suhu udara tampak semakin panas sehingga mengakibatkan lahan-lahan belukar yang ada dipinggiran jalan di Kota Palangkaraya pun, Jumat (16/4/2021) tampak mengering.

Kondisi tersebut, sangat rawan terbakar, karena lahan semak belukar yang mengering sangat rentan menjadi bahan bakar, jika ada warga yang membuang putung rokok sembarangan di lokasi semak bisa mengakibatkan kebakaran di lahan semak belukar yang bergambut tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya, mencatat , setidaknya ada empat kecamatan yang ada di Ibu Kota Kalteng tersebut, yang rawan terjadi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) selama ini, sehingga terus dipantau agar tidak terbakar dalam tahun 2021 ini.

Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pencegahan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya,
Heri Fauzi, mengatakan, ada beberapa kecamatan yang terus pihaknya pantau, antara lain Kecamatan Jekanraya, Sabangau, Bukitbatu dan Kecamatan Pahandut yang rawan kebakaran lahan.

Baca juga: Karhutla Kalteng, Kebakaran Lahan Palangkaraya Masih Skala Kecil

Baca juga: Karhutla Kalsel, Wakil Bupati Tapin Berharap Solusi Tepat Penanganan Kebakaran Lahan

Baca juga: VIDEO Karhutla Kalsel, Petugas Gabungan Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Banjarbaru

Baca juga: Gubernur Sugianto Minta Kebakaran Lahan di Kobar Kalteng Diproses Hukum, Diduga Sengaja Dibakar

Namun begitu, sebut Mantan Lurah Bukittungal Kecamatan Jekanraya Palangkaraya ini, pihaknya terus melakukan kesiagaan dini antisipasi karhutla selama 24 jam melalui pola menggencarkan patroli keliling lokasi rawan dan deteksi dini di daerah

yang rawan karhutla tersebut.

Heri juga mengungkapkan, pihaknya mempersiapkan surat keputusan pembetukan posko karhutla."Posko tersebut akan dilengkapi dengan personel yang akan bertugas selama 24 jam yang terbagi dalam empat regu piket, untuk menjaga agar tidak terjadi kebakaran lahan,” ujarnya. (banjarmasinpost.co.id / faturahman).

Penulis: Fathurahman
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved