Breaking News:

Berita Kotabaru

Polres Kotabaru Kenakan Denda Rp 250 Ribu bagi Pemakai Knalpot Bising yang Terjaring Petugas

Satlantas Polres Kotabaru mengambil langkah tegas, mengenakan denda bagi pengendara menggunakan knalpot brong atau bising.

Penulis: Herliansyah | Editor: Eka Dinayanti
Satlantas Polres Kotabaru
Personel Satlantas Polres Kotabaru menunjukan hasil operasi knalpot brong_bising sangat mengganggu pendengaran dan konsentrasi pengendara lainnya 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Upaya menciptakan suasana kondusif terlebih selama bulan Ramadan 1442 H, Satlantas Polres Kotabaru mengambil langkah tegas ke pengendara menggunakan knalpot brong atau bising.

Pemakaian knalpot bising sangat mengganggu kekhusukan umat Islam menjalankan ibadah, dan mengganggu pengendara lain di jalan umum.

Larangan penggunaan knalpot bising diatur secara komprehensif dalam hukum positif Indonesia, salah satunya melalui Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 7 Tahun 2009 tentang Ambang Batas Kebisingan.

Oleh karena itu, selain mengambil tindakan tegas, Satlantas Polres Kotabaru, meminta masyarakat agar saling menghargai satu sama lain.

Baca juga: Pembunuhan di Kalsel, Mayat Petani Jagung Hampang Kabupaten Kotabaru Ditemukan di Ladang

Baca juga: Catat, Ini Rencana Ratna Kotabaru Tampil di Konser 42 Besar Liga Dangdut Indonesia 2021

Melalui sikap yang patuh terhadap peraturan perundang-undangan, khususnya terkait adanya larangan menggunakan knalpot bising yang dapat mengganggu kenyamanan bersama.

Hal itu diungkapkan Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Syafruddin SIK melalui Kasat Lantas Iptu Luthfi Indra Praja, S.Tr.K kepada banjarmasinpost.co.id, Jumat (15/4/2021).

Dirincikan Luthfi, dalam peraturan tersebut ambang batas kebisingan maksimal untuk motor berkapasitas kurang dari 80cc adalah 77dB, kapasitas 80cc sampai dengan 175cc adalah 83dB, sedangkan untuk kapasitas di atas 175cc adalah 80dB. (dB=Decibel/satuan keras suara).

Selain upaya meminimalisir penggunaan knalpot bising, lanjut Luthfi, mengundang beberapa ketua komunitas pengguna sepeda motor.

Baca juga: Petani Tala Meninggal Gantung Diri, Diduga Hal ini Penyebabnya

Baca juga: Sebelum Akhiri Hidup dengan Gantung Diri, Petani Tala ini Mengeluh Tak Sanggup Lagi

Pertemuan sekaligus menjalin tali silaturahmi, mengajak komunitas mengimbau anggotanya tidak menggunakan knalpot bising yang mengganggu kenyamanan orang lain.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved