Breaking News:

Kuliner Khas Ramadhan di HST

Menu Zadul Khas HST ini Namanya Pais Lumbu, Hanya Tersedia di Bulan Ramadhan

Pais Lumbu, kuliner khas HST di bulan ramadan, terbuat dari pucuk daun talas dan dimasak dengan cara dipepes

banjarmasinpost.co.id/hanani
Pais Lumbu 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Nama kuliner ini pais lumbu.

Terbuat dari pucuk daun talas dan dimasak dengan cara dipais atau dipepes.

Kuliner inipun hanya hadir saat bulan Ramadhan.

Biasanya, pais lumbu dijual di Pasar Ramadan yang ada di desa-desa maupun di Kecamatan.

Pembuatannya pun kebanyakan “orang bahari” karena ini menu kuliner zaman dulu (zadul).

Meski kulier zadul, cukup banyak masyarakat HST yang menyukainya.

Baca juga: Tak DIizinkan Berjualan di Pasar, Pedagang Kuliner Karisik HST Pilih Buka Lapak di Pinggir Jalan

Biasanya pedagang menjual pais lumbu cukup murah, antara Rp3000 - Rp 5.000 per pepes.

Adapun cara mengonsumsinya, pais lumbu diberi kuah santan yang tak dipanaskan di api.

Lalu dikucuri air limau kuit (jenis jeruk lokal) disantap sebagai sayur pelengkap nasi dan lauk ikan.

Menurut Hj Ruhana (80) pais lumbu salah satu menu favorit zaman dahulu, karena di wilayah HST sangat banyak terdapat tanaman talas.

Namun, tak sembarangan daun talas bisa dibikin pais lumbu, karena ada beberapa jenis talas yang bisa menimbulkan gatal di tenggorokan.

“Jadi daun talasnya dipilh yang tidak menimbulkan gatal,”katanya.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved