Wabah Corona di Kalsel
UPDATE Covid Kalsel: 287 Pasien Sembuh, Positif Bertambah 156, Meninggal 3 Orang
Kasus Covid-19 di Kalsel, Sabtu (17/4/2021), total 31.407 orang positif, 27.848 orang sembuh, 2.661 orang dirawat, 898 meninggal, 404 orang suspek
Penulis: Milna Sari | Editor: Alpri Widianjono
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Penambahan kasus positif Covid-19 harian di Kalimantan Selatan, terdapat sebanyak 156 orang.
Angka itu berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Sabtu (17/4/2021).
Penambahan kasus positif berasal dari Kabupaten Banjar 46 orang , Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) 19 orang , Kabupaten Tapin dan Kota Banjarbaru sama-sama 18 orang , Kabupaten Tanah Laut (Tala) 17 orang.
Kemudian, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) 16 orang , Kabupaten Tabalong 9 orang , Kabupaten Kotabaru 7 orang , Kabupaten Barito Kuala (Batola) 4 orang , Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) sama-sama 1 orang.
Baca juga: Lengang, Belum ada Penjagaan di Perbatasan Kalsel-Teng Tekan Penyebaran Covid-19
Baca juga: Update Covid-19 Kotabaru: 8 Pasien Sembuh, Positif Tambah 7 Orang, 45 Suspek
Sementara itu, kasus sembuh, dilaporkan sebanyak 287 orang, berasal dari tempat karantina di Kota Banjarmasin 143 orang , Kabupaten Tala 35 orang , Kota Banjarbaru 24 orang , Kabupaten HSU 23 orang.
Selanjutnya, Kabupaten Tabu 23 orang , Kabupaten HSS 14 orang , Kabupaten Kotabaru 8 orang, Kabupaten Tapin 7 orang, Kabupaten Batola 6 orang , Kabupaten Banjar 2 orang, Kabupaten HST 2 orang.
Sedangkan pasien dilaporkan meninggal ada 3 orang, dari Kabupaten HSU ada dua orang pada 15 dan 16 April 2021 dan Kabupaten HST pada 17 April.
Dengan penambahan positif Covid-19 tersebut, maka total positif 31.407 orang, sembuh 27.848 orang, dirawat 2.661 orang, meninggal 898 orang, dan suspek 404 orang.
Baca juga: VIDEO TNI-Polri di Kotabaru Salurkan 2,5 Ton Beras Untuk Warga Terdampak Langsung Covid-19
Kepala Dinkes Kalsel yang juga juru bicara Satgas Penangangan Covid-19, HM Muslim, mengatakan, dalam waktu dekat akan digelar rapat koordinasi untuk menekan angka positif. Terlebih saat libur Lebaran nanti.
Pasca liburan, jelas Muslim, biasanya terjadi lonjakan kasus positif. Karenanya, tak hanya menerapkan larangan mudik bagi warga Kalsel ke luar daerah, namun juga akan dilakukan larangan masuk ke Kalsel, kecuali menyertakan negatif PCR.
"Nanti ada rapat koordinasi. Kalau masuk Kalsel, sudah jelas dengan RDT/PCR negatif," ujarnya.
(Banjarmasinpost.co.id/MIlna Sari)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/perkembangan-kasus-covid-19-di-provinsi-kalimantan-selatan-sabtu-17042021.jpg)