Breaking News:

Berita Banjarbaru

Penumpang Pesawat Tiba di Kalteng Wajib Tunjukan Suket Negatif PCR Swab, Berlaku Sejak Senin

Pemprov Kalteng sejak senin mewajibkan setiap penumpang pesawat yang masuk ke Kalteng dilengkapi dengan surat keterangan (suket) PCR Swab

banjarmasinpost.co.id/faturahman
Sejumlah Penumpang¬† di Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya, saat mengantre masuk ke ruang tunggu terminal. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, mulai Senin (19/4/2021) mewajibkan setiap penumpang yang tiba di Kalteng untuk menunjukan Surat Keterangan (Suket) negatif PCR Swab.

Kebijakan ini, berlaku seiring dengan berlakunya surat edaran Gubernur Kalteng untuk pengetatan orang yang masuk ke Kalteng lewat moda transportasi jalan darat, udara dan laut.

Bagi semua pengendara angkutan darat dari luar Kalteng yang  masuk ke Kalteng lewat perbatasan di Kabupaten Kapuas akan di jaga petugas demikian juga dengan perbatasan Kalteng-Kalbar juga dijaga petugas.

Ssemua orang yang masuk Kalteng wajib menyertakan surat keterangan Negatif Covid-19 Rapid Tes Antigen surat hanya berlaku tiga hari.

Baca juga: Masuk Kalteng, Pengguna Transportasi Umum Wajib Bawa Suket Negatif Rapid Tes Antigen

Baca juga: Tim Satgas Covid-19 PPKM Pahandut Palangkaraya Sosialisasi Prokes di Kafe dan Warnet

Baca juga: Jalani Vaksinasi Covid-19 Saat Puasa, Lansia Perlu Persiapkan Hal Ini

Demikian juga melalui kapal laut juga harus menyertakan hal yang sama untuk semua penumpang kapal laut yang datang ke Kalteng lewat Pelabuhan Sampit maupun Kumai Kotawaringin Barat juga pelabuhan lainnya yang akan dipantau oleh petugas.

Khusus untuk penumpang angkutan udara dari luar Kalteng yang masuk ke bandara yang ada di Kalteng wajib menyertakan surat keterangan bebas Covid-19 hasil pemeriksaan alat Polymerase Chain Reaction (PCR) Swab dari tempat asalnya masing-masing.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Tengah, Yulindra Dedy, dalam sosialisasi di Kominfosantik Kalteng, mengungkapkan, sesuai dengan ketentuan surat edaran Gubernur Kalteng tentang ketentuan khusus perjalanan orang masuk Kalteng menegaskan, Senin (19/4/2021) penerapan efektif aturan tersebut.

"Untuk penumpang pesawat yang datang dari luar masuk ke Kalteng wajib menyertakan Surat Keterangan Sehat Covid-19 hasil pemeriksaan PCR Swab.

Namun untuk, penumpang dari Kalteng menuju keluar daerah yang tidak menerapkan kewajiban PCR cukup pakai Rapid Tes Antigen saja," ujarnya.

Kebijakan tersebut, mendapat tanggapan Ketua Dewan Penasehat Organda Kotawaringin Timur, yang mengharapkan kebijakan tersebut jangan memberatkan masyarakat yang sedang susah secara ekonomi. 

Baca juga: Hasil Swab PCR Membingungkan, Anggota DPRD Banjarbaru Lapor ke Ombudsman Kalsel

Setiap kebijakan, diharapkan perlu pengkajian matang soal angkutan transportasi darat yang juga wajib pakai Surat Keterangan rapid test Antigen berlaku tiga hari.

"Kita mendukung saja upaya menekan angka peningkatan Covid-19 Kalteng, tetapi untuk menerapkan kebijakan tersebut perlu pengkajian mendalam agar tidak menimbulkan ekses bagi warga menengah ke bawah. Dengan diharuskan menggunakan PCR Swab untuk moda angkutan penerbangan, akan menambah tinggi ongkos bepergian warga," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved