Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Perajin Kue Kering di Banjarmasin Banjir Pesanan, Permintaan Meningkat Dua Kali Lipat

Perajin kue di Kota Banjarmasin tingkatkan produksi yang biasanya 500 toples kini jadi 1.000 toples. Pelanggan untuk persediaan Hari Raya Idul Fitri.

ISTIMEWA
Jenis kue kering produksi perajin di Kota Banjarmasin yang laku saat Ramadan dan jelang Lebaran. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bersiap menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Kue Kering banyak dicari warga. Permintaan pasar di Kalimantan Selatan pun meningkat.

Seperti hal yang dirasakan pemilik kue kering Warna Warni yang berpusat di Jalan Cempaka Raya Kota Banjarmasin, Siti Nurhayati, permintaan meningkat dua kali lipat.

"Alhamdulillah meningkat. Kalau tahun kemarin, karena corona, permintaan sangat sedikit. Sekitar 500 toples.
Kalau saat inikan corona sudah mulai ada vaksin, jadi ekonomi ikutan meningkat. Permintaan kue kering pun meningkat permintaan dua kali lipat. Jadi, menjelang pertengahan Ramadan ini saja sudah sekitar 1.000 toples yang diminta untuk pasar," kata perajin kue kering, Siti Nurhayati, kepada Banjarmasinpost.co.id, Minggu (18/4/2021).

Dijelaskan dia, adapun kue yang paling diminati di pasaran, yakni nastar, salju, lidah kucing, semprit.

Baca juga: Kue Basah Basumap, Kue Tradisional di HST Warisan Nenek Moyang

Baca juga: Kuliner Khas Ramadhan di HST, Kue Ipau, Biasa Disebut Pizza Arab dan Dijual Per Potong

Baca juga: Telur Ayam Ras di Tapin Paling Banyak Diburu Pembeli untuk Keperluan Bahan Kue

Baca juga: Puluhan Wanita Asal Desa Purut Tapin Kalsel Produksi Berbagai Jenis Kue Siap Dipasarkan

"Makanya kami drop lebih banyak kue kering jenis tersebut dan sudah tersedia kue-kue tersebut di Indogrosir, Lotte Mart, Glow Mart, 888 Mart, Giant Mart, Pinus Mart," urainya.

Tak berbeda dengan perajin kue kering lainnya, Aminah, di Kota Banjarbaru, juga merasakan peningkatan permintaan kue kering.

"Mungkin memang warga memesan untuk keperluan selama Ramadhan dan juga persediaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H," kata Aminah.

Selain kue kering, Aminah menyiasati bisnisnya dengan membuat takjil agar bisnis usaha kuenya tetap laris manis.

(Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved