Breaking News:

Vaksinasi Covid 19

Antisipasi Lemas dan Demam, MUI Anjurkan Vaksinasi Covid-19 Ramadhan Dilakukan Malam Hari

Majelis Ulama Indonesia ( MUI) sebelumnya telah mengeluarkan fatwa bahwa vaksinasi covid-19 tidak membatalkan puasa.

Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi
Wabah Corona Kalsel, Vaksinasi covid-19, di kawasan Pasar Sentra Antasari Banjarmasin, beberapa waktu lalu. 

Editor : Anjar Wulandari

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Demi mewujudkan herd immunity, pemerintah terus menggenjot pelaksanaan vaksinasi covid-19. Meskipun di bulan Ramadhan 1442 H, saat umat muslim berpuasa, vaksinasi juga tetap dilakukan.

Terkait vaksinasi covid-19 di bulan puasa, Majelis Ulama Indonesia ( MUI) sebelumnya telah mengeluarkan fatwa bahwa tidak membatalkan puasa.

Namun begitu ada anjuran yang disampaikan kepada pemerintah dan masyarakat, saat pelaksanaan vaksinasi covid-19 di bulan puasa ini.

Baca juga: Jalani Vaksinasi Covid-19 Saat Puasa, Lansia Perlu Persiapkan Hal Ini

Baca juga: Update Vaksinasi Covid-19 Nasional : Dosis Tahap Kedua Sudah Mencapai 5,8 Juta Orang

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Cholil Nafis menjelaskan bahwa vaksinasi saat Ramadan tidak membatalkan puasa.

Namun, beberapa keluhan setelah vaksin yang menyebabkan lemas atau demam buat sebagian orang diperkenankan batal apabila memang sudah tidak kuat.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Cholil Nafis saat menghadiri webminar yang diadakan oleh Direktorat Promkes dan PM Kemenkes RI, Minggu, (18/4/2021).
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Cholil Nafis saat menghadiri webminar yang diadakan oleh Direktorat Promkes dan PM Kemenkes RI, Minggu, (18/4/2021). (capture zoom)

Dalam hal ini, Cholil Nafis menganjurkan agar supaya tetap berpuasa, vaksinasi dilakukan pada malam hari.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri webminar yang diadakan oleh Direktorat Promkes dan PM Kemenkes RI, Minggu, (18/4/2021).

"Yang pertama di fatwa MUI no.13 tahun 2021 itu, vaksinasi tidak membatalkan puasa," ucap Cholil.

"Kalau memang dia tidak kuat dan lemes secara kesehatan tidak baik maka sebaiknya membatalkan puasanya, konsumsi apa yang perlu untuk menyehatkan tubuh nanti setelah Ramadan diganti," tambahnya.

Halaman
12
Editor: Anjar Wulandari
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved