Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Dihantam Pandemi, Kerajinan Purun Masih Jadi Sentra Ekonomi Andalan di Kampung Purun

Meski pandemi Covid-19 ini menghantam sektor perajin purun ini melemah, tapi masyarakat masih tetap melestarikan kerajinan purun  

banjarmasinpost.co.id/salmah saurin
Ilustrasi-Perajin purun di Banjarbaru mulai tersenyum karena kini order produk kerajinan mereka mulai ramai, Selasa (30/3/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kampung Purun di Banjarbaru yang letaknya ada di Kelurahan Palam Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru terus menggeluti kerajinan tangan ini.

Meski pandemi Covid-19 ini menghantam sektor perajin purun ini melemah, tapi masyarakat masih tetap melestarikan kerajinan purun ini sebagai sentra ekonominya. 

Maemunah, (33) adalah generasi yang kini melanjutkan kerajinan purun di keluarganya. 
"Turun temurun, dari nenek, ibu, hingga sekarang," jelasnya. 

Di Kampung Purun, memang banyak tanaman purun. Tanaman jenis rumput teki-tekian ini kerap berhabitat di persawahan. Karena itu, warga Kampung Purun dari sejak dulu kala sudah menggantungkan nafkahnya dari hasil purun. Yaitu dianyam.

Baca juga: Ramadhan 1442 H, Pengrajin Purun di Batola ini Kebanjiran Pesanan

Baca juga: VIDEO Sempat Sepi, Kini Kerajinan Purun di Banjarbaru Mulai Ramai Kembali

Baca juga: Syuting Depan Kamera di Kampung Purun Banjarbaru, Mahasiswi STIKIP PGRI Banjarmasin Ini Sempat Gugup

Maemunah kini mengurus penjualan purun di tokonya, Galoeh Cempaka.

Awalnya, dari zaman nenek terdahulu, kerajinan purun terbatas mengolah tikar ataupun tas belanja. Yang kemudian pasarnya banyak di Martapura, Kabupaten Banjar.

Berlalu berdekade lamanya, kerajinan purun mulai menambahkan kreativitas. 

Tas purun yang mulanya hanya anyaman polos berwarna kuning, sekarang bmemiliki warna-warni dan hiasan pernak-pernik.

Maemunah sendiri bersama pengrajin lainnya juga mendapatkan pelatihan dari pemerintah setempat.

"Sekitar 4 tahun yang lalu belajar membuat anyaman tas," ucapnya sambil menunjuk tas yang terlihat memiliki banyak motif dan bentuk. 

Halaman
12
Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved