Breaking News:

Berita Banjarbaru

KPK Soroti Turunnya Pendapatan Kalsel 2020, Minta Ditingkatkan di 2021

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti khusus pendapatan daerah Kalsel yang terus menurun di 2020.

Biro adpim Pemprov Kalsel
PJ Gubernur Kalsel Safrizal ZA didampingi Direktur Wilayah III Koordinasi dan Supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) RI, Bridjen Pol Bahtiar Ujang Purnama, Senin (19/4/2021). 

 BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti khusus pendapatan daerah Kalimantan Selatan (Kalsel)  yang terus menurun di 2020.

Direktur Wilayah III Koordinasi dan Supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) RI, Bridjen Pol Bahtiar Ujang Purnama mengatakan, Jika tak menjadi perhatian khusus penurunan pendapatan ini maka akan mengalami penurunan terus-menerus.

"Kalau bisa di 2021 ditingkatkan lagi," ujarnya usai rapat koordinasi (rakoor) dengan KPK RI dalam rangka pencegahan korupsi dengan agenda program pencegahan tindak pidana korupsi pada pemerintahan daerah se Kalimantan Selatan, di auditorium Idham Chalid Banjarbaru, Senin (19/4/2021) siang.

Dari capaian Monitoring Centre for Prevention (MCP) 2020 di 14 kabupaten kota dan provinsi, ia berharap tak ada jarak yang jauh antar kabupaten kota dan provinsi di Kalimantan Selatan. 

Baca juga: Buah Sinergitas Bersama BPN dan KPK, PLN Berhasil Amankan 497 Persil Aset di Kalsel dan Kalteng

Baca juga: ICW Minta KPK Selidiki Hilangnya Barang Bukti Kasus Suap di Kalsel

Baca juga: Pelimpahan ke Swasta Pengelolaan Tirta Kenanga Pelaihari Tunggu KPKNL Turun ke Lokasi

Pemprov Kalsel misalnya berada di urutan ke enam dengan MCP 79,56 di Kalimantan Selatan di bawah Pemkab Banjar yang masuk dalam 34 nasional atau capaian tertinggi di Kalsel yakni 88,14, disusul Banjarmasin, Tapin, HSS dan Banjarbaru.

Sementara Pemda dengan capaian MCP terkecil di Kalsel yakni HSS sebesar 60,2.

"Kita minta kepada sekda dan inspektur agar di 2022 rata-rata sudah bisa diatas 85, bahkan ada yang sanggup 90," ujarnya.

MCP atau Monitoring Centere for Prevention terang Ujang merupakan suatu program yang dibangun KPK dengan beberapa lembaga untuk memantau sejauh mana daerah yang serius dalam melakukan upaya atau langkah pemberantasan korupsi dalam forum pencegahan.

Dia menilai, Kalimantan Selatan masih masuk dalam kategori cukup baik. Namun demikian, ada beberapa daerah di provinsi ini yang semestinya harus ditingkatkan lagi.

"Cukup bagus saya lihat, tetapi ada beberap daerah yang masih harus ditingkatkan lagi didalam pencapaian program itu," tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Milna Sari
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved