Breaking News:

Kampusiana

Gelar Rapat Kerja, UIN Antasari Banjarmasin Susun Anggaran Tahun 2022

Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari menyelenggarakan rapat kerja, dan penyusunan anggaran tahun 2021.

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Hari Widodo
Humas UIN Antasari untuk Bpost
Rapat kerja UIN Antasari, dengan agenda penyusunan anggaran tahun 2021, Selasa (20/4/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari menyelenggarakan rapat kerja, dan penyusunan anggaran tahun 2022.

Kegiatan tersebut dilakukan secara daring dan luring di Aula Zafri Zam-zam, Gedung Rektorat UIN Antasari selama tiga hari, dari tanggal (20/4) sampai (22/4). 

Rapat kerja tersebut diketuai oleh Kepala Biro AUPKK Drs H Amal Fathullah, dengan penanggung jawab Rektor UIN Antasari, Prof Dr H Mujiburrahman.

Adapun peserta raoat terdiri dari seluruh Dekan dan Wakil Dekan, seluruh Kaprodi dan Kajur, Ketua Lembaga, Ketua Unit Pelaksana Teknis, seluruh koordinator bagian dan sub koordinator bagian, serta sekretaris Kopertais Wilayah XI Kalimantan.

Baca juga: Hari Pertama Ramadhan, UIN Antasari Banjarmasin Masih Terapkan Kuliah Daring

Baca juga: UKM Olahraga UIN Antasari Banjarmasin Menangkan Dua Nominasi Dema Award

Baca juga: VIDEO UIN Antasari Banjarmasin Wisuda 889 Sarjana dan Pascasarjana

Raker kali ini menghadirkan dua narasumber, yang pertama dari Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI yang juga tim penilai ZI UIN Antasari dengan materi (UIN Antasari Menuju WBBM) dan sedangkan narasumber kedua dari Staf Ahli Menag RI dengan materi Strategi Membangun Pelayanan Digital.

Rektor UIN Antasari menyampaikan raker kali ini membahas tiga hal serius, sesuai dengan raker nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama beberapa waktu lalu.

Pertama, Transformasi Akademik dan Layanan Publik, transfromasi akademik akan membahas mengenai tridarma perguruan tinggi sesuai dengan filosofi keilmuan UIN Antasari, diharapkan tahun ini bisa dilaksakan dengan baik. 

"Kami harus memperbaharui kurikulum, mulai tahun ini, setiap akreditasi yang saya hadiri, rekomendasi dari asesor selalu itu, pembaharuan kurikulum sesuai filosofi keilmuan terutama integrasi ilmu," kata Rektor.

Ia melanjutkan, terkait dengan integrasi Islam dan Kebangsaan, sesuai undang-undang Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perguruan Tinggi yang menyebutkan mata kuliah wajib di seluruh perguruan tinggi adalah Pancasila, Kewarganegaraan dan Bahasa Indonesia.

Pancasila dan Kewarganegaraan harus digarap dalam karangka integrasi Islam dan kebangsaan, kemudian Bahasa Indonesia akan digarap secara serius untuk diarahkan kepada academic writing, dan untuk filosofi berbasi lokal berwawasan global, bahwa semua kurikulum akan disesuaikan termasuk pengabdian kepada masyarakat dan penelitian.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved