Breaking News:

Berita Tapin

Jalin Kerjasama dengan BPJS Cabang Barabai, RSUD Datu Sanggul Tapin Kini Layani Pasien Cuci Darah

Bekerjasama dengan BPJS Cabang Barabai, RSUD Datu Sanggul kini menambah Layanan Unit Hemodialisa atau cuci darah setelah

Banjarmasinpost.co.id/stanislaus Sene
Proses Penandatanganan Kerjasama Antara BPJS Kesehatan Cabang Barabai Bersama Direktur RSUD Datu Sanggul, Selasa (20/4/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Keinginan Masyarakat Kabupaten Tapin khususnya peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) untuk memperoleh layanan Hemodialisa dengan lokasi terjangkau akhirnya terwujud Selasa, (20/04/2021).

Hal ini akhirnya terwujud usai ditandatanganinya addendum perjanjian kerja sama antara Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Barabai dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Sanggul tentang Penambahan Layanan Unit Hemodialisa.

Pantauan Banjarmasinpost.co.id, penandatangan ini dilaksanakan langsung oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Barabai, Chohari dan Direktur RSUD Datu Sanggul, H. Milhan.

Dalam sambutannya, dr Milhan mengapreseasi serta merasa senang karena pada akhirnya dapat menjalin kerjasama dengan BPJS Kesehatan, khususnya dalam layanan Hemodialisa ini.

Baca juga: VIDEO Bupati Tapin Resmikan Unit Pelayanan Hemodialisa RSUD Datu Sanggul

Baca juga: Alami Gagal Ginjal,Bocah Tapin Ini Harus Jalani Cuci Darah, Relawan Galang Dana untuk Siti Sarah

Baca juga: VIRAL, Kisah Istri Nekat Donorkan Ginjal Buat Suami yang Gagal Ginjal Hingga Rutin Cuci Darah

“Tentu kami bahagia dan alhamdulillah karena setelah melalui perjuangan panjang dan usaha keras membuka layanan HD ini pada akhrinya berhasil,” ujarnya.

Dr. Milhan mengatakan bahwa pihaknya akan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat dan pasien HD, termasuk didalamnya adalah peserta JKN-KIS.

“Kami senang karena dapat mewujudkan harapan masyarakat Kabupaten Tapin untuk membuka unit layanan HD, sehingga masyarakat di Kabupaten Tapin tidak perlu lagi jauh dalam mengakses pelayanan HD,” lanjutnya.

Ia juga mengatakan dengan adanya kerja sama dalam layanan HD ini otomatis akan sangat membantu masyarakat.

 “Dengan kerja sama ini tentu masyarakat akan sangat terbantu, terutama peserta 
JKN-KIS,” paparnya

Ia mengatakan tanpa jaminan BPJS Kesehatan, untuk memperoleh layanan HD, masyarakat harus mengeluarkan sejumlah biaya yang tidak jarang cukup besar bagi sebagian segmen masyarakat.

Halaman
12
Penulis: Stanislaus Sene
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved