Breaking News:

Berita Tapin

Pulihkan Perekonomian Masyarakat, Disperkim Tapin Laksanakan Padat Karya, Serap 181 Pekerja

Pemkab Tapin melaksanakan program padat karya. Sebanyak 182 pekerja terserap melalui kegiatan ini

banjarmasinpost.co.id/stanislaus Sene
Situasi Kawasan Rantau Baru Usai Dilakukan Pengecatan semua fasilitas umum melalui program padat karya, Selasa (20/4/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Dalam rangka membantu meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Tapin di Tengah Pandemi Covid-19, Pemkab Tapin melaksanakan program padat karya.

Program Padat Karya yang dilaksanakan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim) Tapin ini mampu menyerap 181 pekerja harian.

Kepala Bidang Sarana, Prasarana dan Utilitas Umum, Dinas Perkim Kabupaten Tapin, Didik Sugito mengatakan setiap pekerja di Kabupaten Tapin mendapatkan upah 100 ribu perhari yang diserahkan setiap seminggu sekali. 

"Hal ini sudah terlaksana sejak 5 April lalu,"sebut Didik, Selasa, (20/04/2021).

Baca juga: VIDEO Padat Karya Libatkan 200 Orang Dilaksanakan Dibawah Kantor KSOP Kelas I Banjarmasin

Baca juga: VIDEO Bupati Tapin Tinjau Budidaya Ayam Broiler Program Padat Karya 2020 di Desa Purut

Kegiatan padat karya ini, diantaranya yang membersihkan selokan ada 35 orang yang dijadwalkan selama 25 hari kerja, pengecatan halaman paving pendopo ada 40 orang dijadwalkan selama 25 hari kerja.

Kemudian, pengecatan median dan trotoar jalan ada 25 orang dijadwalkan 23 hari kerja dan sudah mulai kerja hari ini. Untuk lokasinya semua di Kawasan Rantau Baru.

Didik mengatakan kegiatan yang akan mulai dikerjakan hari ini di lokasi kawasan Rantau Baru juga yakni pengecatan fasilitas oleh 25 orang selama 20 hari, membuat bibir kolam menggunakan batu 25 orang selama 20 hari, pembuatan jalan 6 orang selama 16 hari dan pengecatan pohon 25 orang selama 15 hari. 

"Sementara itu untuk anggaran yang terserap kurang lebih 700 Juta dan paling banyak untuk upah kerja. Dan sisanya untuk bahan seperti cat dan lainnya. Dana tersebut berasal dari dana refocusing 2021," jelasnya.

Baca juga: Percepat Pemulihan Ekonomi Masyarakat, Petinggi Dewan Tala Cetuskan Penguatan Padat Karya

Ia juga mengatakan pada tahun 2020 lalu, Disperkim sendiri sudah melaksanakan program yang sama dan berhasil menyerap 90 pekerja dengan masa kerja yang bervariatif. 

"Tujuannya adalah untuk membantu perekonomian masyarakat di tengah pandemi COVID-19," lanjutnya.

Ia berharap program itu dapat menjadi nilai tambah untuk kawasan Rantau Baru yang merupakan salah satu landmark kota Rantau di Tapin. (Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene).

Penulis: Stanislaus Sene
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved