Breaking News:

Berita Tapin

VIDEO Perajin Pernak-pernik Berbahan Wol dan Plastik di Desa Bitahan Kabupaten Tapin

Perempuan difabel perajin pernak-pernik dari wol dan plastik di Jalan Daeng Suganda, Desa Bitahan RT 14 RW 04, Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin.

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Di sebuah rumah, seorang perempuan difabel sibuk membuat barang kerajinan.

Dialah Jumiatin (42), pembuat berbagai jenis pernak-pernik yang berbahan dasar benang wol dan kantong kresek.

Rumahnya, Jalan Daeng Suganda, Desa Bitahan RT 14 RW 04, Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan.

Saat ditemui Banjarmasinpost.co.id, Senin (19/4/2021), perempuan difabel ini menggeluti usahanya sejak 2009. "Mulai 2009, belajar secara autodidak," jelasnya penuh semangat.

Baca juga: VIDEO Kakek Tenggelam di Sungai Tapin Desa Perintis Raya Ditemukan

Baca juga: Pemilihan BPD di 124 Desa Kabupaten Tapin Akan Dilaksanakan 3 Juni 2021

Pandemi Covid-19 juga menghambatnya dalam memproduksi Kerajinan pernak-pernik. Pasaran menurun karena kurangnya event-event yang digelar oleh pemerintah maupun swasta.

Meski begitu, pihaknya terus berkarya dan berinovasi tak kenal lelah. "Dua anak masih dibangku sekolah, jadi mau gak mau harus tetap berkarya. Dibantu dengan tambahan dari aktivitas suami," ungkapnya.

Perempuan yang juga merupakan atlet angkat besi ini, mengatakan, di sela-sela kesibukannya memproduksi kerajinan-kerajinan ini, tetap berlatih sebagai atlet. "Latihan biasa dilakukan bila ada waktu luang," jelasnya.

Adapun jenis produk yang dihasilkan, tas dari bahan kantong plastik kresek, baju anak-anak dari benang wol,  tas dari karung-karung bekas, boneka dan mainan anak-anak.

Baca juga: Kebakaran Kalsel di Tapin : Dua Rumah Ludes Tinggal Puing, 2 Rusak Ringan

Baca juga: Operasi Keselamatan Intan 2021, Kasat Lantas Polres Tapin Sampaikan Larangan Mudik

"Terbaru, karena masih dalam situasi pandemi, saya membuat masker. Hanya yang masih bingung adalah memasarkannya," jelas dia.

Ia mengatakan, sebelum pandemi, aktif ikut pameran sehingga bisa secara langsung sampaikan alamat rumah. Jadi. orang gampang ke rumah.

"Saat ini hampir tidak ada lagi aktivitas itu. Beruntung masih ada satu atau dua orang yang ingat alamat rumah dan sesekali mampir untuk beli," jelasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus Sene)

Penulis: Stanislaus Sene
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved