Breaking News:

Berita Banjarbaru

Warga Luar Masuk Kalsel Harus Diskrining, Disiapkan Gratis Swab Antigen

Berbanding terbalik dengan Pemprov Kalteng yang menerapkan orang luar yang ingin masuk Kalteng harus membawa hasil rapid tes antigen negatif, di Kalse

BANJARMASINPOST.CO.ID/DONY USMAN
ilustrasi: Swab antigen dilaksanakan Dinas Kesehatan di halaman Pendopo Bersinar, Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (22/3/2021). 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Berbanding terbalik dengan Pemprov Kalteng yang menerapkan orang luar yang ingin masuk Kalteng harus membawa hasil rapid tes antigen negatif, di Kalsel justru difasilitasi untuk swab tes antigen.

Menurut PJ Gubernur Kalsel Safrizal ZA Selasa (20/4/2021) warga luar Kalsel yang ingin masuk Kalsel harus diskrining. Pemberlakuan skrining tes ini akan berlaku mulai 6 Mei nanti.

Pemprov Kalsel menyediakan rapid tes antigen gratis bagi warga luar Kalsel yang ingin masuk ke Kalsel dengan tujuan penting.

"Kalau tujuannya mudik akan kita minta kembali, kecuali orang masuk Kalsel dengan tujuan penting atau tugas kedinasan atau tugas lainnya, mereka dipersilakan masuk namun harus diskrining tes terlebih dahulu," kata Safrizal.

Baca juga: IPB Wajibkan Peserta UTBK SBMPTN 2021 Negatif Swab Antigen

Baca juga: VIDEO Puluhan Pejabat di Kabupaten Tabalong Menjalani Swab Antigen

Baca juga: VIDEO Tak Pakai Masker, Pengunjung Taman Siring 0 KM Banjarmasin Diswab Antigen

Baca juga: VIRAL Video 6 Tahun Tak Punya Tetangga, Pemilik Rumah Mengaku Kerap Lihat Ular Kobra

Mereka yang punya urusan penting atau tugas, dipersilakan masuk ke Kalsel dengan membawa surat dari kelurahan tempat tinggalnya atau berupa surat tugas dari perusahaan atau instansi tempatnya bekerja.

Sementara bagi warga luar Kalsel yang masuk ke Kalsel dengan kepentingan usaha misalnya peternakan, hasil kebun dan lainnya juga diperbolehkan masuk namun tetap harus menjalani skrining yang sudah disiapkan Pemprov Kalsel.

"Kalau usaha esensial khususnya terkait penyediaan bahan pokok tentu diperbolehkan
keluar masuk tapi akan tetap diskrining tes," tambah Safrizal.

Satgas Covid 19 Kalsel terangnya bakal melakukan penyekatan di titik jalur perbatasan masuk
Kalsel dengan wilayah provinsi tetangga. Hal ini guna mencegah penyebaran Covid 19 di wilayah Kalsel sekaligus mematuhi imbauan pemerintah pusat terkait larangan
mudik jelang lebaran tahun 2021.

"Kita akan lakukan penyekatan di pintu masuk perbatasan dengan melakukan skrining tes kepada masyarakat pengguna jalan yang akan masuk wilayah Kalsel dan warga Kalsel yang ingin keluar Kalsel dengan keperluan mudik juga akan diminta balik kanan," jelasnya.

Terkati titik penyekatan Safrizal mengatakan masih rahasia.

"Tahu saja warga kita, pintar-pintar, kalau saya beberkan titik penyekatan nanti ada yang cari jalur lain," pungkasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Milna sari).

Penulis: Milna Sari
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved