Breaking News:

Berita Banjar

Bawa Sajam Jenis Belati, Warga Keraton Martapura Terancam 10 Tahun Penjara

Kedapatan bawa senjata tajam (Sajam), B (53) warga Jalan Pangeran Hidayatullah, Keraton, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan diamankan pih

Foto Humas Polsek MTP Kota_
B (53) diamankan pihak berwajib setelah kedapatan menyimpan, memiliki sajam jenis belati 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kedapatan bawa senjata tajam (Sajam), B (53) warga Jalan Pangeran Hidayatullah, Keraton, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan diamankan pihak berwajib.

Diungkapkan Kapolsek Martapura Kota, IPTU Muhidin, SH melalui Kanit Reskrim, IPTU B Munthe, SH mengatakan, B (53) terjaring Tim Unit Reskrim Polsek Martapura Kota laksanakan giat Operasi Sikat Intan 2021.

"Saat Tim Unit Reskrim menyisir melintasi kawasan Jalan Pangeran Abdurahman Rt 21, Rw 07, Martapura, Kabupaten Banjar. Sekitar pukul 01.11 wita, petugas melihat B (53) yang merupakan wakar (penjaga malam) sedang membawa senjata tajam," ucap Munthe, Rabu (21/4/2021).

Lalu, pihaknya pun menghampiri yang bersangkutan yang tengah berada di lokasi tersebut dan melakukan pemerikasaan.

Baca juga: Geledah Kamar 250 WBP Rutan Marabahan, Petugas Temukan Sejumlah Sajam Modifikasi

Baca juga: Sisir Pasar Keramat Barabai, Satuan Sabhara Polres HST Sita Puluhan Botol Alkohol dan Sajam

Baca juga: VIDEO Razia di Lapas Teluk Dalam Banjarmasin, Petugas Sita Sajam Rakitan hingga Handphone

Dan betul saja, B (53) kedapatan membawa, menyimpan serta menguasai senjata tajam jenis pisau belati dengan panjang sekitar 25 cm lengkap beserta kumpangnya atau penutupnya.

Barang bukti sajam yang dimiliki tanpa surat izin oleh B (53), warga Jalan Pangeran Hidayatullah, Keraton, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Barang bukti sajam yang dimiliki tanpa surat izin oleh B (53), warga Jalan Pangeran Hidayatullah, Keraton, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. (Foto Humas Polsek MTP Kota)

Lebih lanjut, dalam pemeriksaan tersebut, menurut Munthe, yang bersangkutan tidak memiliki surat izin atas senjata tajam yang dimilikinya.

Namun, B (53) berdalih senjata tajam tersebut dibawa hanya untuk jaga diri saja.

Atas temuan senjata tajam tanpa ijin, yang bersangkutan, B (53) digiring ke Mapolsek Martapura Kota dan sementara dikenakan Pasal 2 Ayat 1 Undang-Undang Darurat No 12 Tahun 1951 terkait tindak pidana membawa, memiliki, menguasai senjata tajam tanpa dilengkapi surat izin yang sah.Yang mana, ancaman hukuman penjaranya maksimal 10 tahun.
(Banjarmasinpost.co.id/Siti Bulkis)

Penulis: Siti Bulkis
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved