Breaking News:

Bumi Sanggam

Dinas PMD Balangan Terus Dorong Peran BUMDes untuk Tingkatkan Ekonomi

Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Balangan telah membentuk 73 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dari total 154 desa se kabupaten.

BANJARMASINPOST.CO.ID/ISTI ROHAYANTI
Urai Nur Iskandar, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Pemerintah Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan, berupaya serius dalam mewujudkan perekonomian berbasis sumber daya alam atau potensi daerah.

Hal itu terlihat dari kinerja para aparatur di kabupaten berjuluk Bumi Sanggam ini, yakni melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dengan menghadirkan 73 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dari 154 desa yang ada di Kabupaten Balangan.

Kepala DPMD Kabupaten Balangan Urai Nur Iskandar, menerangkan, dari 73 BUMDes, ada pertumbuhan sebanyak 44 BUMDes, lalu 28 tahap berkembang, dan satu dalam tahap maju.

Untuk mendukung pertumbuhan hingga menjadi tahap maju, pihaknya akan melakukan pelatihan untuk memberdayakan dan mengembangkan keberadaan BUMDes yang ada di Kabupaten Balangan.

"Kami akan mengadakan pelatihan dengan membuat kelas-kelas sesuai keperluan mereka," ucap Urai,  Rabu (21/4/2021).

Desa yang sudah memiliki BUMDes akan diberikan teori tentang manajemen dan keuangan.

Sedangkan desa yang akan membentuk BUMDes, oleh DPMD Balangan akan diberikan teori tentang mekanisme pembentukan.

Sedangkan pada desa yang sama sekali tidak tertarik untuk pembentukan BUMDes, akan diberikan teori tentang manfaat dan peran BUMDes dalam meningkatkan perekonomian desa. 

Selain itu, selaras dengan visi misi dari Bupati Balangan Abdul Hadi tentang pemberdayaan dan pengembangan BuMdes, pihaknya akan melakukan kolaborasi dengan instansi terkait. Terutama dalam hal pengembangan unit usaha.

Serta, membentuk kerja sama dan lain-lain yang akan disesuaikan pada program selanjutnya. 

Disebutkan Urai, kendala untuk pembentukan BUMDes, satu di antaranya terkait Sumber Daya Manusia (SDM) setempat.

"Kepala desa kesulitan mencari orang yang mau, tapi memiliki kemampuan. Beberapa alasan yang diutarakan,  yakni ada yang mau, tetapi tidak mampu. Sebaliknya, mampu, tetapi tidak mau," ungkapnya.

Ia menjelaskan, melalui kemajuan BUMDes, akan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat dan BUMDes itu sendiri nantinya lebih meningkatkan perannya. (AOL/*)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved