Breaking News:

Berita Banjarbaru

Jalan Baru Ke Kubah Datu Kelampayan Dilanjutkan Pemprov Kalsel dengan Anggarkan Rp 10 miliar

Pembangunan akses alternatif menuju kubah Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau yang lebih dikenal dengan Datu Kalampayan di Desa Kalampayan Tengah,

Foto bina marga Dinas PUPR Kalsel
Pembangunan jalan baru menuju Kubah Datu Kelampayan. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Pembangunan akses alternatif menuju kubah Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau yang lebih dikenal dengan Datu Kalampayan di Desa Kalampayan Tengah, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, kembali dilanjutkan tahun ini.

Sebelumnya jalan juga sudah mulai dikerjakan di 2019. Jalan ini akan melintasi enam desa dari dua kecamatan di Kabupaten Banjar yakni Desa Sungai Kitano Akar Baru, Akar Bagantung, Munggu Raya, Kecamatan Martapura Timur, Dalam Pagar Ulu dan Kelampayan Tengah Kecamatan Astambul.

Terang Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kalsel, M Yasin Toyib Rabu (21/4/2021) pembangunan jalan baru tersebut kembali dilanjutkan dengan pagu anggaran yang telah disiapkan dari APBD Kalsel 2021 mencapai Rp 10 miliar.

Yasin menargetkan, pembangunan jalan tahap ketiga tersebut sudah mendapatkan pemenang lelang dalam bulan ini, sehingga pengerjaannya dapat segera dilakukan.

Baca juga: Lagi, Truk Terporosok di Jalan Rusak Sungai Gampa Asahi Kabupaten Batola

Baca juga: Kepala Satlantas Polres Tapin Sebut 30 Persen Kasus Kecelakaan Akibat Jalan Rusak

Baca juga: Pakai Trail, Anggota DPRD Banjarbaru Ini Buktikan Keluhan Jalan Rusak Parah di Tambak Buluh

"Iya saat ini dalam tahap lelang, mudah-mudahan segera ada pemenang lelang, jadi biar cepat kita kerjakan," tambahnya.

Sejak dikerjakan 2019 lalu, progres pembangunan jalan alternatif menuju kubah Datuk Kalampayan telah mencapai 1,5 dari enam kilometer yang direncanakan.

"Saat ini sudah mencapai 1,5 Kilometer, cepat tidaknya tergantung anggaran yang tersedia," tambahnya.

Pemprov Kalsel sendiri jelasnya juga sudah menghabiskan anggaran Rp 19 miliar untuk pembangunan jalan akses baru ke Kubah Datu Kelampayan di 2019, dilanjutkan Rp 13 miliar di 2020 dan kini di 2021 dianggarkan kembali Rp 10 miliar.

"Kalau total pembangunan keseluruhan enam kilometer lebar 20 meter itu diperkirakan menghabiskan Rp 90 miliar," ungkap Yasin.

Memang saat ini ujarnya ada refokusing anggaran 10 persen untuk Covid 19 dan Karhutla namun disiasati dengan tidak menggunakan sisa lelang.

Pembangunan akses baru masuk ke kubah Kelampayan ini sendiri dimaksudkan untuk memecah kemacetan pintu masuk ke kubah Datu Kelampayan yang sebelumnya masuk dari Desa Kelampayan. Nantinya dari arah Banjarmasin pengunjung bisa masuk ke kubah dari akses baru tersebut.
(Banjarmasinpost.co.id/Milna sari).

Penulis: Milna Sari
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved