Breaking News:

Berita Kalteng

Keracunan Makanan di Lamunti Kapuas Kalteng, Ini Santapan Saat Berbuka Puasa Bersama

Belasan warga Desa Lamunti, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, yang diduga keracunan makanan usai buka puasa bersama

Kecamatan Mantangai untuk BPost
Belasan warga Desa Lamunti, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas harus mendapat perawatan medis di puskesmas desa setempat, karena diduga keracunan makanan, Selasa (20/4/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Belasan warga Desa Lamunti, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, yang diduga keracunan makanan usai buka puasa bersama menjalani penanganan medis di Puskesmas setempat.

Kapolsek Mantangai, Iptu Catur Winarno, ketika dikonfirmasi, Rabu (21/4/2021) sore mengatakan pihaknya pun sudah menindaklanjutinya terkait kejadian itu.

"Ya, belasan warga diduga keracunan makanan di Desa Lamunti RT 04 Kecamatan Mantangai. Sudah ditangani medis di Puskesmas," katanya.

Kapolsek pun menyampaikan kronologi kejadian. Sebelumnya, Selasa (20/4/2021) petang dilaksanakan acara buka puasa bersama oleh warga di musala desa setempat.

Baca juga: Usai Buka Puasa Bersama, Belasan Warga Lamunti Kapuas Kalteng Alami Gejala Keracunan Makanan

Baca juga: Satu Balita Tewas, Korban Keracunan Makanan Pesta Pernikahan di Buton Bertambah Jadi 212 Orang

Baca juga: UPDATE 51 Warga Keracunan Makanan Haul, Saat Ini Tinggal 2 Orang Dirawat di Puskesmas Aluhaluh

Acara diikuti sekitar 30 warga dan tersaji makanan berbuka dari sumbangan beberapa warga.

"Makanan berisikan nasi putih lauk telur dengan dimasak merah dan mie keriting telur yang dioseng," bebernya.

Kemudian makanan tersebut dibagikan sebelum acara buka bersama.

"Saat berbuka sebagian ada yang langsung makan di musala dan sebagian ada yang dibawa pulang oleh warga," ujarnya.

Lalu, lanjut Kapolsek, sekira pukul 22.00 WIB sebagian warga berdatangan ke puskesmas Desa Lamunti dengan keluhan pusing, sakit perut dan diare.

Baca juga: VIDEO Keracunan Massal di Kabupaten HSU, Balita Dilarikan ke Puskesmas dan Rumah Sakit

Warga yang mengalami keluhan pusing, sakit perut dan diare berjumlah 15 orng.

"Yang dirawat di puskesmas sebanyak 13 orang dan dua orang dirawat di rumah. Lalu yang sudah dinyatakan sembuh dua orang," tandasnya.(Banjarmasinpost.co.id/Fadly Setia Rahman)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved