Breaking News:

Berita Banjarbaru

VIDEO 70 Petugas Lapas Kelas II B Banjarbaru DiVaksinasi, Sisanya Menunggu Kuota

Sebagian petugas Lapas Kelas IIB Banjarbaru saat ini telah menjalani vaksinasi Covid-19.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sebagian petugas lembaga pemasyarakatan (lapas) Kelas II B Banjarbaru menjalani vaksinasi Covid-19 di aula lantai atas Lapas Kelas II B Banjarbaru, Rabu (21/4/2021) pagi.

Kepala Lapas Kelas IIB Banjarbaru Amico Balalembang mengatakan vaksin yng di berikan sebanyak 70 dari 113 petugas yang ada.

"Kuota Yang ada cuma seitu. Ada juga beberapa petugas yang di periksa pernah positif Covid sehingga menunggu berikutnya," kata Amico.

Amico berharap petugas yang belum agar segera bisa ikut sambil berharap kuota tambahan bisa diberikan.

Lalu kenapa baru bisa dilaksanakan vaksinasi sementara di daerah lain petugas Lapas sudah menjalani, Amico mengaku pihaknya sudah mengajukan permohonan namun baru kali ini bisa dilakukan.

"Kita sudah meminta ke Dinas Kesehatan' Bannarbarubdan baru sekarang kuotanya ada namun tidak ada kata terlambat untuk vaksin," kata dia.

Amico menyampaikan terima kasih kepada pemerintah kota Banjarbaru yang telah memberi kesempatan kepada para petugas lapas untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 pada tahap I ini.

Menurut Amico seluruh petugas lapas Kelas II B mendukung program vaksinasi Covid-19.

"Yakin vaksinasi itu aman, yakin vaksinasi itu tidak berisiko. Bagi petugas lain yang belum melaksanakan, laksanakanlah vaksin itu karena kita harus mendukung program negara dan kita harus memutus mata rantai Covid-19," tegas dia.

Bagaimana dengan warga binaan permasyarakatan (WBP) setempat, Amico berharap ada kuota vaksin bagi mereka terutama napi lansia.

Kepala Puskesmas Rawat Inap Cempaka Rosni Yuniarti mengatakan untuk vaksin di Lapas Kelas II B memang masuk agenda Dinas Kesehatan Banjarbaru di puskesmas Cempaka.

"Kita sudah melayani pelayan publik di kelurahan, Cempaka, PLN dan lainnya kini menyasar petugas Lapas ada 70 Vial kita siapkan," ujar dia.

Setelah suntikan pertama 14 kemudian menyusul suntikan tahap kedua. (Banjarmasin post.co.id/Khairil Rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Hari Widodo
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved