Breaking News:

Btalk

BTalk : Mudahnya Bayar Zakat, Baznas Kalsel Buka Counter, Beri Layanan Jemput hingga Online

Memberdayakan potensi zakat Baznas Kalsel mempermudah layanan zakat dengan membuka qounter zakat, lewat QRIS, transfer bank hingga penjemputan

Capture Youtube BPost
Btalk bersama Baznas Kalsel Menghitung Zakat secara tepat. 

BANJARMASINPOST.CO.ID -  Di bulan suci Ramadhan 2021 ini, aktivitas Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kalimantan Selatan (Kalsel)  dalam pengelolaan zakat semakin meningkat, terutama dalam penyaluran, pendistribusian dan pendayagunaan zakat.

"Banyak program yang kami lakukan seperti berbagi ceria sama anak panti, berbagi untuk berbuka puasa dan lain-lain," kata Ketua Baznas Kalsel, Drs H Irhamsyah Safari dalam program BTalk Banjarmasin Post Bicara Apa Saja yang dipandu jurnalis Banjarmasin Post Syaiful Akhyar, Kamis (22/4/2021).

Ditambahkan mantan Sekretaris Redaksi Banjarmasin Post ini, pihaknya juga mempermudah bila masyarakat ingin membayar zakat dan sedekah dengan membuka counter-counter di Duta Mall, Q-Mall Banjarbaru, Toko Buku Gramedia Banjarmasin maupun di Baznas Kalsel sendiri.

"Sekarang membayar zakat di Baznas bisa lewat QRIS,  melalui transfer dengan bekerjasama 12 bank, penjemputan zakat ke rumah, lewat gopay," papar Irham.

Baca juga: Bank Kalsel Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Bersama Baznas Kalsel

Baca juga: Sepekan BAZNAS Kalsel Berbagi, Bank Bjb Turut Mendonasi

Baca juga: Lebih Dekat Dengan Masyarakat di Ramadhan 1442 H, BAZNAS Kalsel Siapkan Program Unggulan

Semua ini, lanjut dia, untuk mempermudah masyarakat menunaikan zakat.

"Setiap orang yang membayar zakat dengan non tunai akan di konfirmasikan dan kami doakan. Jadi, membayar zakat fitrah dengan non tunai pun bisa," ungkapnya.

Ditambahkan Irham yang juga Wakil Ketua MUI Kalsel periode 2021-2026 ini, dalam membayar zakat sebaiknya ke lembaga yang sudah ditunjuk pemerintah secara resmi seperti Baznas maupun lembaga masyarakat LAZ.

"Biasanya kami menyalurkan zakat kedelapan asnad yang menerimanya, sesuai ketentuan di dalam Alquran. Beda dengan yang menyerahkan sendiri, hanya satu asnad ada saja, jadi tidak afdol," tandasnya.

Dikesempatan itu, Irham juga menjelaskan apa itu zakat fitrah dan kapan dikeluarkannya. "Zakat fitrah dikeluarkan sejak awal Ramadhan hingga sebelum salat ied. Membayarnya misalnya dengan bahan pokok seperti ditempat kita berupa beras sebanyak 2,5 kilogram," jelasnya.

Zakat fitrah itu, lanjut dia, untuk menyempurnakan dan menghapus ibadah Ramadhan ada kotor serta mencederai ibadah puasa.

Selanjutnya, kata Irham, ada juga zakat maal dan ini banyak jenisnya. Ada zakat maal seperti perdagangan, pertanian, perkebunan, pertambangan dan lain-lain.

Baca juga: Lebih Dekat Dengan Masyarakat di Ramadhan 1442 H, BAZNAS Kalsel Siapkan Program Unggulan

"Zakat maal ini dibayar sesuai nisabnya. Biasanya dihitung bila harta yang dikumpulkan mencapai 85 kilogram emas dalam setahun, itu yang dikenakan zakat maal," paparnya.

Ada juga zakat profesi seperti dokter, pengacara, wartawan, ASN dan lain-lain. "Ini dikenakan bila penghasilan tetap misalnya per bulan mencapai Rp 7 juta, wajib membayar zakat 2,5 persen per bulan," tegasnya.

Berikut Tayangan BTalk bersama Baznas Kalsel dengan tema menghitung zakat secara tepat :

(banjarmasin post.co.id/syaiful anwar)

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved