Breaking News:

Berita Tanahbumbu

VIDEO Balai Karantina Banjarmasin Bakar Daging Kuda Tak Berdokumen di Kabupaten Tanbu

Balai Karantina Pertanian Kelas I Banjarmasin musnahkan daging kuda tanpa dokumen dengan cara dibakar di Instalasi Karantina Hewan, Batulicin, Tanbu.

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Daging kuda seberat 20 kilogram dimusnahkan petugas Balai Karantina Pertanian Kelas I Banjarmasin,  Kamis (22/4/2021) sekitar pukul 15.00 Wita.

Pemusnahan tersebut dilaksanakan di Instalasi Karantina Hewan, Jalan Arjuna, Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Provinsi Kalimantan Selatan.

Daging kuda itu, dimasukkan ke tempat khusus, kemudian dibakar menggunakan kayu bakar dan bensin, disaksikan petugas Balai Karantina, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan polisi.

Diketahui, daging kuda tersebut merupakan milik penumpang KMP Awu-Awu di Pelabuhan Feri Batulicin,  Kabupaten Tanbu, pada 4 April 2021.

Baca juga: Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Kursi di Tanbu, Kajari Masih Akan Lakukan Pemanggilan

Baca juga: Alasan Kemanusiaan, Ketua DPRD Tanbu Siap Ajukan Penjaminan Penangguhan Penahanan Mantan Sekda Tanbu

Kemudian, langsung diamankan Balai Karantina Pertanian karena tidak memiliki kelengkapan dokumen pengiriman dari Balai Karantina di Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan.

Menurut Lulus Riyanto, Subkoordinator Pengawasan dan Penindakan Balai Karantina Pertanian Kelas I Banjarmasin, pemusnahan ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan terkait karantina pertanian dan hewan.

"Tujuan karantina ini adalah bentuk perlindungan terhadap masyarakat dalam menggunakan atau mengonsumsi makanan yang dikirim ke daerah lain, dalam hal ini di Batulicin," kata Lulus.

Selain itu, tindakan tersebut adalah bentuk pengawasna dan perlindungan agar semua yang masuk ke daerah Kalsel, dalam keadaan aman dan tidak berpenyakit.

Baca juga: Bupati Tanbu Inginkan Gerbang Perbatasan di Satui, Anggaran Rp 2 Miliar

"Semua barang, sebelum dikirim, harus melalui proses karantina. Ini perlu diketahui masyarakat. Karena apabila tidak memiliki dokumen, maka akan ditahan dan bahkan disanksi pidana," tandasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Man Hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved