Breaking News:

Penyidik KPK Tersangka

AKP Steppanus Robin Pattuju Jadi Tersangka, Penyidik KPK Peras Wali Kota Tanjungbalai Rp 1,5 Miliar

KPK resmi menetapkan Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial dan penyidik KPK AKP Steppanus Robin Pattuju termasuk seorang advokat MH sebagai tersangka

Tribunnews.com/Ilham
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wali Kota Tanjungbalai M. Syahrial (MS) dan penyidik AKP Steppanus jadi tersangka. 

Editor : Anjar Wulandari

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Sudah jatuh tertimpa tangga. Itulah kondisi Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial (MS) yang terjerat kasus dugaan korupsi.

Kini, MS juga ditetapkan sebagai tersangka kasus suap terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) AKP Steppanus Robin Pattuju (SRP).

KPK resmi menetapkan Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial dan AKP Steppanus Robin Pattuju termasuk seorang advokat MH sebagai tersangka atas dugaan suap.

Penetapan itu setelah dilakukan penyelidikan terkait dugaan suap penghentian kasus hukum Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial dengan imbalan Rp 1,5 miliar.

Baca juga: Peras Wali Kota Tanjungbalai Rp 1,5 Miliar, Oknum Penyidik KPK Diperiksa, Masyarakat Diminta Kawal

Baca juga: Oknum Penyidik KPK Diduga Peras Wali Kota Tanjungbalai, Propam Polri Sudah Mengamankan

"Setelah melakukan proses penyelidikan dan menemukan bukti permulaan yang cukup, KPK menetapkan 3 tersangka, yaitu saudara SRP, MH, dan MS," kata Ketua KPK Firli Bahuri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (22/4/2021) malam.

Steppanus Robin Pattuju merupakan penyidik asal Polri yang bertugas di KPK. Sementara MH adalah seorang advokat.

Atas perbuatannya, SRP dan MH disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau i dan Pasal 11 atau Pasal 12 B UU tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wali Kota Tanjungbalai M. Syahrial (MS) dan penyidik AKP Steppanus jadi tersangka.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wali Kota Tanjungbalai M. Syahrial (MS) dan penyidik AKP Steppanus jadi tersangka. (Tribunnews.com/Ilham)

Sementara MS disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 UU Tipikor.

Dari sumber internal KPK, Steppanus menjanjikan kasus yang menjerat Syahrial dapat dihentikan. Syahrial diduga dimintai uang hingga Rp1,5 miliar.

Halaman
1234
Editor: Anjar Wulandari
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved