Breaking News:

Berita HST

Frustasi Menanti Jalan Diperbaiki, Warga Ilung Pasar Lama HST Urunan Lalu Gotong Royong

Warga Desa Ilung Pasar Lama bergotong royong urunan memperbaiki jalan yang anjlok pasca banjir HST

Warga Ilung Pasar Lama untuk BPost
Warga Desa Ilung Pasar Lama gotong royong memperbaiki jalan secara swadaya dengan dana hasil urunan, akhir Maret 2021 lalu.  Perbaikan jalan yang menjadi kewajiban pemerintah tersebut, terpaksa dilakukan karena akses jalan tersebut mendukung perekonomian masyarakat. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Merasa lelah dan frustasi menunggu perbaikan jalan oleh pemerintah, , Kecamatan Batangalai Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) memperbaiki sendiri jalan yang mengalami rumbih (anjlok) pasca banjir Januari 2021 lalu.

Jalan yang rumbih sekitar 15 meter  itupun membuat lebar jalan yang masih bisa dilewati menyempit.

Pjs Kades Ilung Pasar Lama, Norman Fadillah mengatakan, badan Jalan tersisa hanya satu meter, sehingga tak bisa dilewati mobil.

Padahal,akses jalan sangat penting bagi masyarakat karena digunakan untuk kegiatan perekonomian. Seperti mengangkut padi, mengangkut hasil karet nya serta hasil bumi lainnya.

Baca juga: VIDEO Jalan Rusak Parah, Tiga Truk Terjungkal di Sungai Gampa Asahi

Baca juga: Warga Damar Indah Sungai Loban Kabupaten Tanbu Perbaiki Jalan Rusak

Baca juga: Camat Sampanahan Gandeng Perusahaan Sawit Perbaiki Jalan Rusak Berlumpur di Sampanahan Kotabaru

"Bahkan, sebelum anjlok, jalan ini menjadi alternatif lalu lintas dari arah Kaltim ke Banjarmasin,”kata Pjs Kades Ilung Pasar Lama, Norman Fadillah, dikonfirmasi banjarmasinpost.co.id, Jumat (23/4/2021).

Dijelaskan, seminggu pasca banjir, awalnya jalan mengalami retak aspalnya. Kemudian  mengalami penurunan sekitar 50 sentimeter.

Seiring waktu keretakan bertambah hingga tanah di bawahnya pun rumbih dan menyisakan separuh jalan, dengan lebar tinggal satu meter dari sekitar tiga meter.

Dampaknya, mobil angkutan tak bisa lagi melintas, dan terpaksa memutar ke jalan di Barabai.

Pihaknya, bersama masyarakat sudah melaporkan kepada pemerintah daerah melalui Dinas PU.

Namun, karena tidak masuk kategori  berdampak warga terisolasi, sehingga dianggap bukan prioritas. Bahkan, kemungkinan Pemkab HST baru bisa menganggarkan di APBD 2022.

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved