Breaking News:

KRI Nanggala 402 Hilang Kontak

KRI Nanggala-402 Hilang Kontak, Presiden Jokowi: Kerahkan Segala Kekuatan dalam Pencarian

Jokowi mengaku telah memerintahkan Panglima TNI, KSAL dan Basarnas untuk mengerahkan segala kekuatan dalam pencarian dan penyelamatan KRI Nanggala-402

DOK.Universitas Indonesia
Presiden Jokowi saat memberikan sambutan dies natalis UI ke-71. Jokowi mengaku telah memerintahkan Panglima TNI, KSAL dan Basarnas untuk mengerahkan segala kekuatan dalam pencarian dan penyelamatan KRI Nanggala-402. 

Editor : Anjar Wulandari

BANJARMASINOPST.CO.ID, JAKARTA - Kapal selam Indoensia, KRI Nanggala 402 yang mengangkut 53 awak  dikabarkan hilang kontak saat menggelar pelatihan di perairan utara Bali, Rabu (21/4/2021).

TNI menyebut pencarian masih terus dilakukan dengan melibatkan sejumlah armada kapal. Bahkan negara-negara tetangga juga ikut membantu pencarian kapal selam TNI AL buatan Jerman.

Terkait insiden itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun memberi pernyataan resmi.

Baca juga: Kolonel Laut (P) Harry Setiawan, Komandan Satuan KRI Nanggala 402 di Mata Keluarga

Baca juga: Kenangan Istri Serda Guntur Sebelum Sang Suami Ikut KRI Nanggala 402 yang Hilang Kontak: Saya Pamit

Dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet, setkab.go.id, Kamis (22/4/2021), Jokowi menyatakan telah mendapat laporan dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono terkait hilangnya KRI Nanggala.

Jokowi mengaku telah memerintahkan Panglima TNI, KSAL dan Basarnas untuk mengerahkan segala kekuatan dalam pencarian dan penyelamatan KRI Nanggala-402.

"Saat ini Panglima TNI dan KASAL memimpin langsung upaya pencarian di lapangan."

Presiden Jokowi saat memberikan sambutan dies natalis UI ke-71.
Presiden Jokowi saat memberikan sambutan dies natalis UI ke-71. (DOK.Universitas Indonesia)

"Saya juga telah memerintahkan Panglima TNI, KASAL, dan Basarnas, bersama-sama dengan instansi terkait lainnya untuk mengerahkan segala kekuatan dan upaya seoptimal mungkin melakukan upaya pencarian dan penyelamatan. Prioritas utama adalah keselamatan 53 awak kapal," ujar Jokowi.

Selanjutnya, kepada keluarga awak kapak, Jokowi memahami perasaan para keluarga atas apa yang terjadi.

Namun demikian, pemerintah sudah dan terus mengupayakan yang terbaik.

Halaman
12
Editor: Anjar Wulandari
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved