Breaking News:

Bisnis dan Ekonomis

Larangan Mudik Lebaran 2021 Diperpanjang, Pengusaha Travel Kalsel Keberatan

Pengusaha travel di Kalsel keberatan dengan adanya kebijakan pemerintah terkait perpanjangan waktu larangan mudik

BANJARMASINPOST.CO.ID/SITI BULKIS
Pimpinan Biro Umroh Al Insani, Saridi Salimin yang juga ketua Asosiasi Travel Haji dan Umrah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kebijakan pemerintah yange adendum kebijakan larangan mudik sudah diterapkan maka dianggap pengusaha travel sangat memberatkan. 

"Kan Oleh pemerintah baru saja terbit larangan yang tanggal 6 mei-17 Mei. Lalu muncul adendum ini yang memperpanjang. Menurut saya kebijakan itu sangat irrasional. Kenapa sih harus sebelum lebaran harus dibatas batasi. Ini tentu akan memberatkan kami berusaha dibidang travel, " kata ketua Asosiasi Travel Haji dan Umrah, Saridi Salimin. 

Selain itu, dengan kebijakan terbaru ini Orang main bingung." Kalau orang pergi sebelum tanggal 6 bagaimana. Ketika sampai tujuan. Misal kalau urusan bisnis apakah itu juga tidak boleh. Ini pemerintah ada lucu bagaimana sih cara mereka mempertegas mendeteksi orang yang mau pulang dan urusan bisnis," kata dia. 

Sementara, sejumlah warga Banjarbaru yang berada di perantauan merasa kebingungan dengan peraturan larangan mudik yang kembali dikeluarkan pemerintah.

Baca juga: Aturan Larangan Mudik, Satlantas Polres Banjarbaru Turunkan Personel Berjaga di Empat Titik

Baca juga: Hari Ini Larangan Mudik Lebaran 2021 Diterapkan, Begini Peraturan Selengkapnya

Baca juga: Revisi Aturan Larangan Mudik 2021 Terbaru, Larangan Mudik Lebaran Mulai 22 April  sampai 24 Mei 2021

Para warga perantau itu menafsirkan adendum surat edaran Gugus Tugas Covid-19 sebagai perpanjangan masa pelarangan mudik.

Hasan (37) warga perantauan dari Jawa Barat  yang bekerja di Banjarbaru. Ia mengaku kebingungan saat menerima adendum yerbary larangan mudik terbaru itu.

" Lho, kok malah diperpanjang, mulai hari ini lagi berlakunya. Katanya tanggal 6 Mei besok baru dilarang?" kata Hasan. 

Pekerja di bidang sawit ini mengaku sudah memesan tiket bus untuk keberangkatan ke Surabaya 4 Mei 2021 malam.

Baca juga: Larangan Mudik 6-17 Mei 2021, Bandara Syamsuddin Noor Tetap Buka

Namun, dengan informasi perpanjangan larangan mudik itu, membuat Hasan galau.

"Ya jelas, Bang. Kok tiba-tiba hari ini sudah berlaku, mendadak banget," kata Hasan. (banjarmasinpost.co.id /Nurholis Huda). 

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved