Breaking News:

Pilkada Kalsel 2020

Pilkada Kalsel 2020, PSU Pilwali, Pemko Banjarmasin Beri Dispensasi untuk ASN di 3 Kelurahan

Pilkada Kalsel 2020 Dispensasi untuk kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) diberikan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin terkait dengan akan dilak

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Edi Nugroho
Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon
Penjabat Wali Kota Banjarmasin, Akhmad Fydayeen. 

Editor: Edi Nugroho
Pilkada Kalsel 2020

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pilkada Kalsel 2020 Dispensasi untuk kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) diberikan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin terkait dengan akan dilaksanakannya Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada (Pilwali) Banjarmasin 2020.

Sekadar diketahui berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) RI, Pilwali Banjarmasin 2020 dilakukan PSU khususnya di tiga kelurahan di Kecamatan Banjarmasin Selatan.

Adapun tiga kelurahan yang dimaksud adalah Kelurahan Mantuil, Kelurahan Murung Raya dan juga Kelurahan Basirih Selatan.

Dan khususnya ASN yang berdomisili di tiga kelurahan ini, diberikan dispensasi kelonggaran jam bekerja terkait PSU Pilwali Banjarmasin ini.

Baca juga: Polresta Banjarmasin dan Tim Gabungan Lakukan Persiapan Amankan PSU Pilwali Kota Banjarmasin

Baca juga: VIDEO Ratusan Petugas KPPS Mengikuti Bimtek Jelang PSU Pilkada Banjarmasin

Baca juga: Dinkes Banjar Berlakukan Antigen Covid-19 Penyelengara PSU Pilgub Kalsel

Baca juga: Pilkada Kalsel 2020, Satu TPS PSU di Kabupaten Banjar Dijaga Satu Polisi

Bahkan ternyata Pemko Banjarmasin sudah membuat Surat Edaran (SE) terkait dengan kebijakan memberikan kelonggaran jam kerja tersebut.

"Terkait itu kita sudah mengeluarkan Surat Edaran untuk ASN yang berdomisili di tiga kelurahan yang akan dilakukan PSU. Insya Allah ada kelonggaran jam kerja, dan bukan libur," ujar Penjabat Wali Kota Banjarmasin, Akhmad Fydayeen, Jumat (23/4/2021).

Dayeen menambahkan bahwa dispensasi berupa kelonggaran jam kerja tersebut dilakukan agar ASN ikut berperan menyukseskan PSU Pilwali Banjarmasin yang akan dilaksanakan Rabu (28/4/2021) tersebut.

"Kita minta ASN berperan aktif dalam menyalurkan hal suaranya dan jangan sampai dilewatkan," jelasnya.

Dan tidak hanya untuk kalangan ASN saja, Dayeen pun berharap hal ini pun juga diikuti oleh pihak swasta misalnya perusahaan.

"Kita mintakan juga yang swasta juga ikut memberikan dispensasi jam kerja, agar semua juga bisa menyalurkan hak suaranya," katanya.

Dengan adanya dispensasi kelonggaran jam kerja ini, Dayeen juga berharap bisa meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak suaranya.

"Kita tentu ingin partisipasi masyarakat benar-benar maksimal nantinya," pungkasnya.(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved