Breaking News:

Berita Kalsel

Pj Gubernur Kalsel Pantau Vaksinasi Covid-19 Tenaga Pendidik di HSS

Pejabat Gubernur Kalsel, Dr Safrizal ZA memantau langsung pelaksanaan vaksinasi tenaga pendidik di di Pondok Pesantren Ibnu Atthaillah Desa Kapuh HSS

Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Hari Widodo
Prokopim HSS untuk BPost
Kunjungan PJ Gubernur Kalsel di HSS memantau jalannya imunisasi bagi tenaga pendidik, Jumat (23/4/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) melaksanakan vaksinasi covid-19 massal untuk tenaga pendidik di HSS. 

Vaksinasi massal  untuk tenaga pendidik tersebut  berlangsung di Kecamatan Simpur dan Kalumpang.

Pelaksanaannya dilakukan di Pondok Pesantren Ibnu Atthaillah Desa Kapuh Kecamatan Simpur pada Jumat (23/4/2021). 

Kali ini, Pelaksanaan vaksinasi dipantau langsung oleh Pejabat Gubernur Kalimantan Selatan, Dr Safrizal ZA.

Baca juga: Siap Jalankan Belajar Tatap Muka, 300 Guru di Sekolah Percontohan HST Mulai Divaksinasi Covid-19

Baca juga: Bantu Genjot Progam Vaksinasi Covid-19 Pemerintah, Polda Kalsel Vaksinasi 390 Warga Banjarmasin 

Baca juga: Jalani Puasa, Bupati Anang dan ASN Sekretariat Daerah Tabalong Tetap Ikuti Vaksinasi Covid-19

Pj Gubernur terlihat bersama Bupati HSS Achmad Fikry, bersama Wakil Bupati Syamsuri Arsyad dan unsur Forkopimda HSS serta Pengasuh Ponpes Ibnu Atthaillah yang juga Ketua MUI HSS Ustadz Ridwan Baseri atau akrab di sapa Guru Kapuh.

Pemberian vaksinasi tersebut di ikuti oleh tenaga pendidik guru SD dan MI dari Kecamatan Simpur dan Kecamatan Kalumpang ditambah para ustad dan ustadzah pengajar di Ponpes Ibnu Atthaillah dengan vaksin yang disiapkan sebanyak 350 dosis.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dan Sistem Informasi Kesehatan Dinas Kesehatan HSS, Daru Priyanto membeberkan, ada 3.127 target vaksin di HSS untuk tenaga pendidik SD dan MI di HSS. 

Sementara itu, per 21 April 2021 sasaran vaksin untuk tenaga kesehatan dosis pertama sudah 1.735 atau setara 97,47 persen dari target 41 orang tunda dan 45 orang tidak diberikan.  

Sedangkan untuk dosis kedua ada 1.676 orang atau setara 92,88 persen. 22 orang ditunda dan 30 orang tidak dapat diberikan. 

Untuk layanan publik dosis pertama ada 4.202 orang atau setara 20,89 persen. 202 ditunda. 

Baca juga: Antisipasi Lemas dan Demam, MUI Anjurkan Vaksinasi Covid-19 Ramadhan Dilakukan Malam Hari

Sedangkan dosis kedua untuk layanan publik ada 2.105 atau setara 10,46 persen. 23 orang diantaranya harus ditunda. 

Sementara, untuk lansia dosis ada 39 orang atau setara 0,13 persen dari target. Dua orang ditunda. Sedangkan dosis kedua ada 27 orang dan 12 orang tunda. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved